
Tim Bank Dunia (World Bank) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten dalam rangka melakukan pemantauan sistem pengelolaan keuangan di Provinsi Banten. Kunjungan Tim World Bank disambut oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Muhtarom di Kantor Bappeda (Rabu,26/09/2018).
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Muhtarom menyampaikan beberapa hasil peretemuan tersebut. Menurutnya, World Bank menyatakan bahwa sangat mengapresiasi terhadap kinerja kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim alias WH yang telah mampu menerapkan sistem perencanaan, penganggaran, penatausahaan keuangan dan pelaporan yang terintegrasi dengan menggunakan 1 (satu) database untuk semua tahapan, melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan (SIMRAL).
Muhtarom, World Bank juga mengatakan Aplikasi SIMRAL yang telah diterapkan oleh Pemprov Banten sudah tepat, efektif dan efisien. Selain itu, World Bank juga mengharapkan agar aplikasi SIMRAL yang diterapkan di Provinsi Banten dapat digunakan untuk pengelolaan keuangan APBN dan APBD di Indonesia. Selain itu, Aplikasi SIMRAL ini juga bisa diterapkan oleh kementerian atau lembaga agar sistem pelaporannya terintegrasi baik. Selama kunjungannya ke beberapa daerah di Indonesia, baru Provinsi Banten yang mampu menata pengelolaan keuangannya dengan sistem aplikasi SIMRAL yang terstruktur dan terintegrasi. World Bank akan menyampaikan kepada pemerintah pusat agar dapat menerapkan sistem penataan keuangan seperti yang telah diterapkan di Provinsi Banten yang dianggap best practice penerapannya. Sebagai informasi tim World Bank yang berkunjung ke Provinsi Banten sebanyak 8 (delapan) orang yang dipimpin oleh Kathleen Whimp (Lead Public Sector Management Specialist).
Simral merupakan sebuah upaya Pemprov Banten dalam peningkatan reformasi birokrasi. Sistem tersebut sudah digunakan sejak tahun 2017 lalu.(kominfo/bgn)


