Rembang (Haluan Banten) – Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak PAUD Nurus Syibyan Desa Ngatoko Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. Dengan wajah polosnya mereka menyambut kedatangan Satgas TMMD ke-103 Koptu Cahyono. (10/10/2018)

Kehadiran Satgas di PAUD tersebut Koptu Cahyono mensosialisasikan Semangat bela negara mulai sejak dini. Di era reformasi ini yang dirasakan telah mengalami pergeseran dikalangan generasi muda. Mari kita melihat kondisi riil bangsa saat ini, dimana terlihat indikator adanya penurunan kesadaran akan arti pentingnya bela negara. Hal tersebut dapat dilihat dari contoh ringan, seperti kebiasaan pemuda yang lebih bangga dengan budaya atau simbol2 bangsa lain dan tidak bangga dengan budaya bangsa sendiri. Ataupun, generasi muda saat ini yang cenderung telah meninggalkan nilai2 budaya bangsa dengan memamerkan ciri westernisasi.
Dan semakin banyaknya perilaku generasi muda yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa, seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, gaya hidup hedonisme dan lainya.

 

Kondisi ini diperparah dengan minimnya kesadaran sosial dan perhatian kepada sesama yang ditunjukan dengan semakin individualisnya pemuda itu sendiri di tengah-tengah masyarakat. Kita semua memahami dan menyadari betapa pentingnya jiwa bela negara yang dimiliki oleh seluruh warga negara, khususnya generasi muda yang akan melanjutkan kepemimpinan dinegeri tercinta Indonesia ini minimal kita bisa lihat dari tiga aspek sebagai berikut:

Pertama Aspek Hukum : pasal 27 ayat 3 UUD 1945 bahwa : “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”

Kedua Aspek Pertahanan : setiap warga negara wajib mempertahankan negaranya supaya kelangsungan hidup bangsanya tetap terpelihara.

Ketiga Aspek Sejarah Perjuangan Bangsa : kemerdekaan yang diperoleh bangsa indonesia untuk mendirikan NKRI tgl 17 agustus 1945 bukan sebagai hadiah atau pemberian dari negara lain, tetapi hasil perjuangan yang panjang dan pengorbanan yang banyak baik harta maupun nyawa, sehingga setiap warga negara wajib ikut serta membela negaranya jika negara membutuhkan.

Untuk itu perlunya belanegara di sosialisasikan mulai dari tingkat pelajar paud SD sampai keperguruan tinggi untuk menanamkan jiwa dan rasa nasionalisme ,patriotesme cinta tanah air dan budaya bangsa dengan mengedepankan ke arifan lokal dengan materi belanegara yang di berikan ini menurut Ika Uliasari dan Siti Imroah sangat bagus.
Adapun rangkaian dalam kegiatan ini yaitu berbagai permainan bela negara untuk meningkatkan semangat para siswa-siswi.

Pengasuh anak-anak PAUD Nurus Syibyan Desa Ngatoko Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, “Saya berterima kasih atas kedatangan bapak TNI dalam kegiatan TNI manunggal Membangun Desa( TMMD ) di PAUD kami ini, Kegiatan ini sangat penting dilakukan karena memberi ilmu pengetahuan dan wawasan kebangsaan. Semoga dengan acara ini anak-anak didik kami dapat memahami arti cinta tanah air dan bela negara.” tutur Umi Rosyidah. (0720)