
Rangkasbitung, (Haluan Banten) – Dalam rangka membangun sinergitas penerapan dan penegakan hukum di Wilayah Kabupaten Lebak, jajaran Rutan Rangkasbitung menghadiri Forum Komunikasi Aparat Penegak Hukum bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak, Senin (21/1).
Kegiatan dihadiri Kepolisian Resort Lebak, Kejaksaan Negeri Lebak, Pengadilan Negeri Rangkasbitung dan Rutan Rangkasbitung, juga dihadiri oleh Bupati dn Wakil Bupati Lebak, Sekda Lebak serta Unsur Satuan Perangkat Daerah Lebak.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyampaikan rasa terima kasih sekaligus mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Lebak dan APH di wilayah Kabupaten Lebak, karena selain untuk mempererat silaturahmi dan rasa kekeluargaan kegiatan ini dinilai dapat menumbuhkan sinergitas, serta komunikasi antar stakeholder pemerintahan dalam menjalankan tugasnya masing- masing.
“Kami terus berupaya untuk menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya, kami mendukung penerapan dan penegakan hukum yang adil di Kabupaten Lebak” ungkap Bupati
“Kita membutuhkan sinergitas dari seluruh elemen, diantaranya aparat penegak hukum, untuk bersama-sama membangun Lebak, saya meyakini kedepan Kabupaten Lebak akan semakin maju” ungkap Bupati.
Senada dengan Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri Lebak Lanna Hany Wanike Pasaribu mengatakan perlu adanya sinergitas antara Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menyamakan persepsi dalam penegakan hukum.
“Ketika tidak adanya kesepahaman bukan hanya kita yang dirugikan tapi juga masyarakat” Katanya.
Harapan yang sama juga diutarakan oleh Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra Harahap. Ia menyampaikan bahwa forum ini sangat baik digelar selain sebagai ukhuwah islamiyah, kegiatan ini untuk saling memahami dan saling mendukung tugas dan fungsi masing-masing.
“Rutan menjadi ujung tombak dari sistem terakhir dalam peradilan pidana, tentu kami apresiasi atas sinergitas yang terjalin baik selama ini, hampir 90% WBP kami adalah warga lebak, selain melakukan pelayanan dan perawatan kami juga melakukan pembinaan. Kami sadari pembinaan tidak hanya bisa kami lakukan sendiri, butuh keterlibatan APH lebak dan terutama Pemda Lebak” Ujar Aliandra.
Karutan menuturkan bahwa Rutan Rangkasbitung nantinya akan berubah menjadi Lapas Klas III Rangkasbitung, dimana Kebun (Pondok Asimilasi) kita akan menjadi tempat pembinaan diluar Rutan.
“Nantinya pembinaan akan kami fokuskan di Pobdok Asimilasi seluas 2.4 Ha, target kami menjadikan Pusat Agro Wisata dan pemberdayaan masyarakat, semoga nantinya kita bisa melakukan panen dan menyaksikan hasil pembinaan secara bersama, untuk itu kami mohon doa dan dukungan semua pihak utamnya Ibu Bupati Lebak” Ungkap Aliandra yang disambut riuh tepuk tangan seluruh peserta.
Sesaat Kepala Rutan selesaibmemberikan sambutan, Bupati Lebak menanggapi pernyataan secara langsung.
“Insyallah kami trus berupaya membangun Lebak dan meningkatkan kualitas hidup Warga lebak, yang kami bisa dukung akan kami dukung misalnya penerapan CSR Perusahan yang diberikan ke Pemda bisa kita alihkan untuk Pembinaan di Pondok Asimilasi Rutan Rangkasbitung” Sahut Iti Sapaan akrab Bupati Lebak.(Nasri)


