TANGSEL (Haluan Banten) – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan digelar di Kelurahan Bakti Jaya, Setu, Tangsel pada Senin, 28 Januari 2019. Dengan Musrenbang semua usulan masyarakat dapat diakomodir sesuai dengan prioritas.

Sekretaris Kelurahan Bakti Jaya Kecamatan Setu Fiqri Yanuardi Putra menyampaikan Musrenbang ini adalah kegiatan tahunan yang dilakukan kelurahan bersama masyarakat dari semua unsur baik itu RT/RW, LPM, BKM, Karang taruna, tokoh masyarakat, kader PKK, kader Posyandu dan unsur lainnya.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merencanakan dan menyepakati bersama rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya,” katanya.

Lanjut ia, jika dikaitkan dengan anggaran kegiatan Musrenbang ini salah satu tahapan dimana kebutuhan yang menjadi prioritas atau bukan. Sudah ada pengelompokan seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan.

“Kita bisa mengidentifikasi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat terkait sarana dan prasarana baik itu pembangunan, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan. Karenanya dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk mengusulkan program-progam tersebut,” tambah ia.

Pola seperti ini cukup efektif mengingat kebutuhan yang lebih tahu masyarakat, sehingga akan tepat sasaran dalam pembangunan. Tentu hal ini sebagai upaya pemerataan di semua lingkungan yang ada.

“Karena musrenbang ini menggunakan prinsip pendekatan bottom up, artinya kita bermusyawarah dalam rangka mendengarkan aspirasi dan keinginan masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Dalam kegiatan itu turut hadir, anggota DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid, dan Siti Khadijah serta Camat Setu, Heru Agus Santoso. Adapun untuk Musrenbang 2019 ini terbagi dalam prosentasi terdiri dari infrastruktur 50%, pendidikan 20%, kesehatan 15% dan pemberdayaan masyarakat 15%.

Camat Setu, Heru Agus Santoso menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang kelurahan adalah usulan dari masyarakat tingkat RT/RW yang kemudian nanti dibahas lagi pada tingkat kecamatan. Usulan-usulan ini menyangkut berbagai hal seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan.

“Dengan melalui Musrenbang Kelurahan semua usulan dari lingkungan diajukan yang kemudian nanti akan dibahas lagi pada tingkat kecamatan. Tentu usulan-usulan itu juga akan dibahas hingga tingkat kota nantinya yang prioritas F1 dan seterusnya,” imbuhnya. (Humas-Kominfo/Yudhi)