Semarak, Culinary Night Pertama 2019 dan Peringatan HUT Perdana Kampung Markisa.

KOTA TANGERANG (Haluan Banten) – kampung Mari Kita Sadar atau lebih dikenal dengan sebutan ” Kampung Markisa”, adalah sebuah kampung yang terletak di Jalan. KS. Tubun, Kelurahan Pasar Baru, RW.02, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten, dahulunya adalah sebuah kampung kumuh. Namun warga merubah kampungnya dari kumuh kini disulap menjadi kampung yang penuh warna warni serta terlihat menarik dengan banyak pepohonan yang menggantung di dinding dengan berbagai pot yang di lukis dengan berbagai macam gambar, sehingga menarik untuk di kunjungi.

Semua berawal dari program kampung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), program pemerintah Kota Tangerang yang bertujuan untuk memacu kemandirian masyarakat dalam mewujudkan pemukiman yang bersih dan sehat, dari program tersebut kemudian muncullah berbagai inovasi warga secara sukarela memperindah kampung tempat tinggalnya menjadi lebih menarik.

Sejak diresmikan pada tanggal, 21 Juli 2018 yang lalu, kini kampung Markisa telah menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Tangerang. Kampung Markisa menawarkan suasana pemukiman yang sejuk oleh berbagai pepohonan. Bahkan warga juga telah membangun taman secara mandiri dengan memanfaatkan lahan yang dulunya rawa, kini warga menjadikannya tempat bermain, tempat untuk photo Selfi dan tambak ikan yang bisa menambah penghasilan bagi mereka.

Dan dalam rangka menyambut hari ulang tahun ( HUT) Kota Tangerang ke – 26, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang menyelenggarakan Culinary Night pertama 2019 sekaligus perayaan hari ulang tahun yang pertama kampung Markisa, dengan Tema “Culinary Night 2019″ di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Sabtu, (09/02/19) malam.

Acara dihadiri Kepala Disbudpar Kota Tangerang Raden Rina Hernaningsih, Kepala Bidang Pariwisata R. Rizal Ridolloh, Camat Karawaci Suli Rosadi, Lurah Pasar Baru Yudi Pradana, serta ratusan pengunjung dan masyarakat setempat.
Acara diisi dengan berbagai penampilan Seni Tari dari sanggar binaan Disbudpar, Panggung Musik, penampilan atraksi Barongsai, karena mengingat acara ini masih dalam suasana peringatanTahun baru Imlek serta suguhan aneka kuliner dan berbagai hasil kerajinan UMKM.

Rina Hernaningsih menjelaskan, kegiatan Culinary Night sebagai rangkaian menyambut HUT Kota Tangerang ke 26 dan peringatan hari jadi Kampung Markisa yang ke-1 ini adalah salah satu program pemerintah Kota Tangerang guna membantu masyarakat khususnya Kampung Markisa agar dapat membantu mensosialisasikannya kepada wisatawan baik lokal, regional atau bahkan mancanegara.
“Disbudpar selalu rutin menggelar Culinary Night dan ini kali pertama dilaksanakan di tahun 2019 dalam rangkain HUT Kota Tangerang sekaligus HUT Kampung Markisa. Kedepan, kami akan banyak melakukan road show Culinary Night kebanyak tempat wisata lainnya. Hal itu sebagai upaya untuk menarik wisatawan untuk berkunjung,” tutur Rina.

Tambah Rina, Culinary Night mempunyai potensi besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pasalnya mampu menyuguhkan banyak kuliner lokal dan kekinian serta dihibur oleh pertunjukan seni.
“Mari kita sukseskan untuk menjadikan Kota Tangerang kota yang layak untuk dikunjungi,” ajaknya.

Di acara yang sama, Camat Karawaci Suli Rosadi menyampaikan Culinary Night merupakan upaya pemerintah bagaimana membangun dan membangkitkan memberikan kesempatan kepada setiap kampung untuk bisa mewujudkan kampung mandiri.

“Tentunya hal ini adalah merupakan upaya dari pemerintah bagaimana membangun dan membangkitkan, memberikan kesempatan kepada setiap kampung untuk bisa mewujudkan menjadi kampung mandiri. Targetnya adalah kampung Tematik dan kalau sudah seperti itu, harapanya kampung seperti ini kampung yang dapat mensejahterakan masyarakatnya sendiri, jadi tidak usah masyarakat itu keluar dari kampung tetapi kampungnya sendiri sudah bisa menghidupi masysarakat itu sendiri. Hal ini yang mungkin mesti ada peningkatan serta ada kemampuan masysarakat dari sisi Sumberdaya Manusia, sehingga Kampung – kampung yang ada, umumnya yang di Kota Tangerang, khususnya yang ada di Kecamatan Karawaci bisa tumbuh berkembang menjadi kampung yang mandiri dan targetnya kampung Tematik atau Kampung Wisata” jelasnya.

Ibu Siti, selaku ketua RT setempat mengungkapkan rasa terima kasih dan senang atas adanya Culinary Night. Dengan adanya kegiatan semacam ini, menjadikan masyarakat untuk lebih terpacu lagi untuk memperbaiki kampung. Selama itu bisa membantu perekonomian keluarga khususnya kaum ibu.
“Dengan adanya kegiatan ini, para ibu bisa berjualan, sehingga pendapatan keluarga semakin terbantu,” tuturnya.(Advetorial)