
CILEGON (Haluan Banten) – Walaupun tak sebebas warga Cilegon umumnya, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ) Kelas II Cilegon, ternyata memiliki kreatifitas yang patut diacungi jempol. Terbukti produk yang terbuat dari bahan baku limbah seperti koran, dan kayu bekas yang dipamerkan di Cilegon Expo 2019 banyak diminati warga.
Dari pantauan awak media di stand pameran Cilegon Expo 2019, Pernak-pernik yang artistik. Seperti halnya miniatur Tugu Landmark Cilegon, Kapal Layar, Monas, Menara Eifel, Gitar, kaligrafi serta beragam miniatur kendaraan dan hewan lebih menarik perhatian para pengunjung.
Ditemui Staf Subseksi Pembinaan Bidang Kemandirian, Ade Irawan mengungkapkan, produk-produk karya WBP yang ditampilkan bernilai ekonomis.
“Yang kita pamerkan ini handcrap atau kerajinan tangan warga binaan, diantaranya dari bahan koran bekas, kayu palet, batok, resin, bata hebel,” kata Ade saat ditemui di standnya, Selasa (30/04/2019).
Ade juga menjelaskan, dari puluhan napi yang memiliki bakat kreativitas dibagi dalam beberapa bidang sesuai dengan bakat yang dimilikinya.
“Yang kita bina ada 35, dibagi beberapa divisi ada laundry, pangkas rambut, mekanik otomotif, perkayuan, handcrap, menjahit dan sebagainya,” jelasnya.
Program yang sudah berjalan selama kurang lebih dari dua tahun tersebut. Menurut Ade, sudah menghasilkan produk yang sebagian sudah merambah hingga ke pasar melalui jejaring sosial dan kerjasama dengan pemerintah.
“Sudah ada beberapa yang masuk ke pasar, tapi masih merintis,” ungkapnya. (Mar)


