TANGSEL (Haluan Banten) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar tutorial cara memakai Busana Tradisional yang diselenggarakan dalam pertemuan rutin DWP di Kecamatan Ciputat, Kemarin.

Wakil Ketua DWP Diskominfo Kota Tangsel Devi Irfan Santoso, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk melestarikan pakaian khas tradisional perempuan Indonesia yaitu kebaya.

“Karena kebaya sendiri merupakan lambang identitas dari Bangsa Indonesia yang sejak turun temurun digunakan sejak zaman kerajaan di Indonesia. Sehingga perlu dilestarikan, salah satunya dengan tutorial ini,”ungkapnya.

Devi menjelaskan, kegiatan tutorial ini diikuti sebanyak 250 peserta yang terdiri dari Ketua DWP OPD, Kecamatan, anggota dan pengurus DWP, Ibu-ibu Lurah, serta Ibu-ibu sekretaris Kelurahan se Kota Tangsel.

“Kami ingin memotivasi para perempuan di Tangsel agar lebih mencintai busana tradisional ini dan dapat melestarikannya dengan memakainya di berbagai kesempatan. Narasumber juga memberikan tutorial cara memakai kain yang praktis sehingga memakai kain dan kebaya bukanlah menjadi sesuatu hal yang sulit bahkan bisa kita pakai dalam beraktifitas sehari-hari.”jelasnya.

Dalam era modern sekarang ini dimana budaya luar banyak masuk ke negara ini, diharapkan para perempuan khususnya di Kota Tangerang Selatan tetap mencintai budaya negeri sendiri salah satunya dengan menggunakan kebaya dalam berbagai acara formal maupun non formal.

Pertemuan DWP Kota Tangsel dilaksanakan rutin setiap satu bulan sekali dengan mengangkat tema yg berbeda setiap bulannya. Untuk kebaya sendiri bagi Ibu-ibu anggota DWP diwajibkan dipakai pada setiap peringatan Hari Kartini, Hari Ibu dan upacara bendera 17 Agustus,”singkatnya. (humas_kominfo)