SERANG, (Haluan Banten) – Peningkatan Jalan Gempol Kecamatan Kramatwatu, Serang, Banten diduga dikerjakan dengan asal-asalan.
Hal ini terlihat sejak dikerjakan dua bulan lalu, namun kini sudah rusak lagi.
“Masa baru dikerjain sudah sudah rusak lagi, semennya terkupas dan retak-retak, sehingga ada dugaan pekerjaannya asal jadi” ungkapkan salah seorang staf Desa Gempol yang tidak mau disebut namanya.
Ia menambahkan “kami juga tidak tau berapa dari mana anggarannya tapi yang kami tau setiap hari disitu orang-orang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kabupaten Serang “, ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Teguh warga RT 004 “Akibat semennya terkupas dan retak-retak membuat jalan itu menjadi banyak debu, sehingga kami warga sini mengambil inseatif menyirami dengan air semen guna mengurangi debu akibat terkupasnya coran itu”, tuturnya.
Terkait hal ini, Teguh berharap, “Untuk itu kami berharap kepada penegak hukum Polri, Kejaksaan Negeri Serang agar mengusut hal ini sampai keakar-akarnya, tidak ada yang kebal hukum dinegeri ini “, harapnya.
Untuk mengkonfirmasi hal ini, wartawan Haluan Banten menemui Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Serang H. Hanafi, namun beberapa kali ditemui dikantornya selalu tidak ada ditempat, sama dengan Kepala bidang (Kabid) Bina Marga Yadi “Bapak sedang keluar itu jawaban yang selalu kita dengar dari stafnya. (Marbun/deak)


