JAKARTA, (haluanbanten.co.id) – Pelaksanaan Munas Generasi Muda Mathlaul Anwar yang di adakan di Hotel RedTop Pecenongan Jakarta telah memasuki hari kedua , di kabarkan dari tempat pelaksanaan bahwa terjadi kejangggalan kejanggalan dalam pelaksanaan pleno . Di antaranya banyak Dewan Perwakilan Daerah yang tidak mendapatkan SK Kepengurusan sehingga beberapa DPW tidak bisa mengikuti gelaran Munas . Selain informasi yang beredar berdasar sumber yang di himpun, ada upaya mengganti AD/ART Organisasi Gema MA yang di lakukan dengan terstruktur . Draft Perubahan AD/ART sudah terlampirkan sebelum pembahasan di lakukan .

Persoalan seperti ini menggambarkan tata kelola organisasi yang tidak ber etika , tegas Fahril Bahnawi Salah satu peserta Munas .
Santer informasi bahwa keinginan Ketua Umum untuk kembali menjabat dengan upaya merubah AD/ART pada pasal keanggotaan yang mengatur batasan Umur.

Tindakan merubah Ad/art oleh ketua umum Ahmad Nawawi adalah tindakan mal administrasi dengan menawarkan uang sebanyak 4 juta kepada DPW untuk meloloskan dan merubah seluruh Ad/Art untuk kepentingannya sebagai kandidat.

Persoalan ini adalah tindakan yang merusak citra organisasi sebagai ormas keagamaan, nawawi mentransaksikan baik suara maupun perubahan dengan nomimal 4 juta. Bagaimana masa depan organisasi ini jika untuk melenggangkan kekuasaan sebagai ketua umum nawawi menggunakan uang,” tegas Bahnawi. (**)