KOTA SERANG, (haluanbanten.co.id) – Dalam rangka memperingati May Day 2022, BPJAMSOSTEK Wilayah Banten gelar Festival Pekerja dengan tema ” Pulih Bersama Pekerja Indonesia” bersama Serikat Pekerja (SP) yang berada di Provinsi Banten.
Kegiatan yang selain diisi dengan diskusi bersama antara BPJS ketenagakerjaan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten dengan Perwakilan dari Serikat Pekerja di wilayah Banten, juga dilaksanakan pembagian sebanyak 240 paket sembako kepada pekerja melalui perwakilan Serikat Pekerja dan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) di Kantor Wilayah BPJAMSOSTEK Banten. Senin (23/05/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi Wilayah Bidang Petugas Pemeriksa Manajemen Resiko (Asdep PP dan MR) BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten, Wisnu Eko Prihartono mewakili Deputi Direktur Wilayah Banten dan Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Indra Ginanjar Gumelar mewakili Kadisnakertrans dan Perwakilan DPD KSBSI, DPD FSPI, DPW FSPMI, DPD SPSI 73, DPD FSP KEP KSPS, DPD FSP KEP SPSI, DPD SPN Provinsi Banten dan SPSI.
Saat ditemui, Asisten Deputi PP dan MR BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten Wisnu Eko Prihartono mewakili Direktur Wilayah Banten mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan masih dalam rangkaian memperingati May Day atau hari buruh internasional tahun 2022.
“Kegiatan hari ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Buruh atau May Day pada awal Mei lalu, karena kondisinya pada saat itu libur lebaran, jadi baru sekarang ini kita adakan,” katanya.
Kegiatan ini kita sebut dengan Festival Pekerja yaitu dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2022 dengan tema Pulih “Bersama Pekerja Indonesia”.
“Ada beberapa kegiatan pada peringatan May Day tahun ini diantaranya yaitu dengan membagikan sembako buat teman teman buruh serta penyerahan secara simbolis manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan,” jelasnya.
Wisnu Eko Prihartono mewakili Deputi Direktur Wilayah menambahkan, adapun jumlah paket sembako yang dibagikan kepada para pekerja di Provinsi Banten sebanyak 240 paket sembako.
“Untuk di Kanwil Banten ini, kita membagikan sebanyak 240 paket sembako yang akan kita distribusikan kepada teman-teman kita di serikat pekerja,” tambahnya.
“Dan di hari ini di Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, kita baru saja menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan Serikat Pekerja. Kita berharap teman-teman Pengurus Serikat Pekerja ini bisa menyalurkannya kepada anggotanya yang sedang membutuhkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kadisnaker Provinsi Banten dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Hubung Industrial (HI) dan Jamsostek, Indra Ginanjar Gumelar mengapresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten atas prakarsa dalam peringatan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2022.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif, untuk itu kami sangat mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Banten yang telah melakukan perayaan May Day dengan membagikan paket sembako kepada pekerja melakui serikat pekerja,” ujarnya.
Indra menambahkan, persoalan pokok normatif buruh dan ketenagakerjaan tidak hanya dialami oleh negara kita, melainkan juga dialami oleh negara lain baik negara tertinggal, negara berkembang maupun negara maju.
“Untuk itu peringatan hari buruh internasional atau may day ini seyogyanya perlu dimaknai sebagai ajang pembangunan kolaborasi mental antara pekerja, buruh, pengusaha dan pemerintah,” Tambahnya.
“Saya berharap peringatan may day di Provinsi Banten tahun ini tentunya dengan peringatan yang positif dan hendaknya terus dipertahankan dan ditingkatkan,” harapnya.
Ia mengajak kepada serikat pekerja, serikat pekerja dan para pengusaha untuk menjadikan may day 2022 menjadi momentum membangun sinergi bersama.
“Mari kita bersinergi, sehingga semangat kebersamaan untuk membangun hubungan tersebut terjaga dengan cukup harmonis,” pungkasnya.
Untuk diketahui selain memberikan bantuan sembako, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan manfaat uang tunai program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) secara simbolis kepada dua pekerja yang kena PHK.
Dua pekerja tersebut bernama Syukron Makmun dan Rony Hidayat, yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp3.887.900.’dan Rp1.943.459.’
Sesuai PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan JKP, ada tiga manfaat yang diterima pekerja atau buruh ter-PHK, yakni uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja.
Manfaat uang tunai diselenggarakan BPJAMSOSTEK. Sedangkan akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja akan diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan.
Sampai saat ini BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten sudah ada 115 pekerja yang ikut dalam program JKP dengan total manfaat uang tunai sebesar Rp. 321 Juta. (Mar)


