Siaran TV Analog secara nasional akan dihentikan pada 2 November 2022. Peralihan siaran TV analog ke siaran TV digital merupakan amanat Undang-undang Cipta Kerja.

Pada UU Cipta Kerja, Pasal 72 angka 8 (sisipan Pasal 60A Undang-undang Penyiaran) disebutkan batas akhir penghentian siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) paling lambat dua tahun sejak diundangkan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti. Senin, (22/05). Ia mengaku penghentian siaran TV Analog tersebut dilakukan secara bertahap “Tahapan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri No. 11/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran,” ucapnya.

“Adapun tahapan tersebut terdiri dari tida tahap, yaitu tahap pertama pada 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap terakhir 2 November 2022,” lanjutnya.

Perlu diketahui, siaran TV digital merupakan layanan free to air. Artinya, masyarakat tidak perlu membayar biaya berlangganan atau sejenisnya ketika beralih ke TV digital.

Selain itu, layanan TV digital juga berbeda dengan layanan TV kabel berbayar yang menggunakan parabola.

Meski penerapan siaran TV digital masih belum merata di wilayah Indonesia, tidak ada salahnya untuk mencari tahu apa saja keuntungan beralih ke TV digital. Terlebih, masih ada waktu sampai 2022 sebelum siaran TV analog akan beralih ke digital sepenuhnya.

Setidaknya, ada empat keuntungan yang bisa kamu peroleh ketika beralih dari siaran TV analog ke digital. Yuk, simak penjelasan berikut.

1. Peningkatan kualitas gambar dan suara 

Sinyal digital bisa menjangkau wilayah yang lebih luas. Kualitas gambar dan suara siaran televisi yang diterima di seluruh wilayah Indonesia tetap stabil.

Bahkan, ketika sinyal digital dalam keadaan lemah, gambar yang tampil di layar akan tetap beresolusi tinggi atau high-definition (HD). Jadi, katakan selamat tinggal kepada gambar berbayang dan bintik semut di layar.

2. Tidak ada biaya berlangganan 

Sebagian masyarakat beranggapan bahwa TV digital sama dengan TV kabel atau streaming berbayar.

Padahal, siaran TV digital tetap gratis. Masyarakat juga tidak perlu membeli antena atau TV baru. Namun, untuk beralih ke siaran digital, masyarakat perlu membeli perangkat baru yang disebut set top box (STB).

Perangkat STB tersebut berfungsi untuk mentransfer sinyal digital menjadi gambar dan suara pada TV. Agar dapat menerima digital broadcasting, pastikan kamu membeli STB jenis DVB T2.

3. Pilihan saluran lebih banyak

Untuk diketahui, beberapa saluran TV kini sudah sepenuhnya beralih ke digital. Saluran tersebut tidak akan bisa ditemukan jika kamu masih menggunakan siaran TV analog.

Dengan berpindah ke siaran TV digital, kamu dapat menemukan lebih banyak pilihan saluran. Meski demikian, ketersediaan saluran juga bergantung pada wilayah.

Kamu pun bisa mengecek ketersediaan saluran TV di wilayah tempat tinggalmu secara online melalui aplikasi Kemenkominfo.

4. Bisa melihat jadwal siaran

Electronic program guide (EPG) atau jadwal siaran biasanya hanya muncul pada TV kabel dan layanan streaming. Saat ini, fitur EPG sudah bisa dinikmati oleh pengguna siaran TV digital secara gratis.

Sebagian besar saluran TV nasional pun sudah memiliki fitur EPG di siaran digital mereka.

Dengan fitur EPG, kamu dapat melihat sederet informasi jadwal tayangan yang akan ditampilkan di setiap saluran TV, baik itu acara yang sudah, sedang, maupun akan ditayangkan.

5. Peluang menjadikan internet lebih cepat

Peralihan siaran TV analog ke digital sebenarnya menjadi awal dari salah satu rencana penyediaan internet cepat.

Spektrum yang sebelumnya dipakai untuk siaran TV analog, nantinya akan digunakan untuk meningkatkan kecepatan internet di siaran TV digital. Apalagi, spektrum itu mampu menjangkau area-area sulit, misalnya seperti basement.

Dengan begitu, kamu juga akan mendapat keuntungan berupa akses internet yang lebih cepat di rumah.

Nah, itulah lima keuntungan jika kamu beralih ke TV digital. Pengalaman nonton siaran favorit pun akan semakin menyenangkan dengan siaran TV digital yang kualitasnya lebih bagus.

Yuk, dukung percepatan digitalisasi di Indonesia dengan beralih ke siaran TV digital!