TANGSEL, (Haluanbanten.co.id) – Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat diartikan sebagai kegiatan menumbuhkan empati terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat dan juga untuk menerapkan kebermanfaatan ilmu yang dimiliki oleh mahasiswa sebagai wujud nyata eksistensi mahasiswa bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tingggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat.
Kesadaran masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya terutama para remaja di Indonesia masih kurang. Di Indonesia sendiri, bencana banjir akibat perilaku buang sampah yang sembarangan masih menjadi masalah serius bagi pemerintah. Penyebab utama nya adalah sampah-sampah yang menumpuk di sungai terutama botol-botol plastic bekas air mineral. Limbah botol plastic ini menyebabkan penumpukan limbah plastic yang meningkat.
Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak tersebut maka dibutuhkan kesadaran masyarakat serta kepedulian mereka terhadap lingkungan dengan cara memanfaatkan kembali limbah botol plastic tersebut menjadi barang yang lebih berguna contoh nya celengan.
Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) dengan tema “Pemanfaatan Botol Bekas Dengan Membuat Celengan Dalam Upaya Menumbuhkan Rasa Peduli Lingkungan dan Meningkatkan Kesadaran Minat Menabung”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Mei 2022 yang berlokasi di Yayasan Al-Kamilah. Beralamat di Jl.Serua Raya No.3, Serua, Kec.Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka (Offline) dengan tetap menggunakan protocol kesehatan yang berlaku.
Kegiatan ini didampingi oleh Dosen Prodi Akuntansi Bapak Haryono, S.H., M.M, M.H. sebagai pembimbing kegiatan PMKM ini. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang yang diketuai oleh Royyan Maulana Ihsan bersama Dwi Agus Santoso, Listi Amalia Ashari dan Winda Rizkia.
Saat ditemui usai kegiatan, Royyan Maulana Ihsan selaku ketua kelompok mengatakan bahwa kegiatan ini mahasiswa/i Universitas Pamulang ingin memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan botol bekas dengan membuat celengan dalam upaya menumbuhkan rasa peduli lingkungan dan meningkatkan kesadaran minat menabung bagi anak-anak Yayasan Al-Kamilah.
“Kami memberikan materi seputar pemanfaatan botol bekas sebagai kerajinan tangan dengan membentuk menjadi bentuk celengan dengan berbagai kreasi dari anak-anak Yayasan Al-Kamilah dan juga pentingnya menjaga lingkungan,” ucapnya.
“Selain itu, kami juga membahas tentang materi menabung yang bertujuan agar anak-anak Yayasan Al-Kamilah dapat belajar menghemat uang mereka dengan cara menabung di celengan yang berasal dari botol bekas kreasi mereka,” lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa pengetahuan mengenai manfaat menjaga dan peduli terhadap lingkungan salah satunya adalah Membantu meningkatkan kualitas kesehatan orang-orang yang berada di dalamnya. Lingkungan bersih akan membuat udara lebih segar dan kualitas air terjaga sehingga orang-orang yang tinggal di lingkungan tersebut senantiasa sehat.
“Selama proses pembahasan materi dan praktik pembuatan celengan dari botol plastic bekas berjalan dengan kondusif dan berinteraksi secara aktif antara kami sebagai pemateri dan anak-anak Yayasan Al-Kamilah karena di selingi dengan games berupa kuis berhadiah bagi yang berani untuk menjawab pertanyaan dari kami,” imbuhnya.
Terakhir, ia berharap dengan diadakannya kegiatan PMKM ini dapat memberikan ilmu dan pengalaman bagi anak-anak di Yayasan Al-Kamilah. “Semoga kegiatan inidapat berguna dan bermanfaat, sehingga tujuan kami untuk membantu anak-anak sekolah agar lebih mudah saat mempelajari dan mengejar materi matematika yang tertinggal disekolah dapat terwujud,” harapnya.
Untuk diketahui bahwa kegiatan PMKM ini berakhir pada pukul 11.35 WIB, ditutup dengan doa bersama serta pembagain souvenir berupa alat tulis dan buku juga membagikan konsumsi makan siang kepada seluruh anak-anak Yayasan Al-Kamilah.


