Tangerang,- Haluan Banten,
Mahasiswa dan Dosen Program Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang mengedukasi tentang pentingnya kreativitas anak usia dini di TBM Teras Ceria, Serua, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Hal tersebut terungkap pada acara Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Minggu, 29 Mei 2022 dengan tema yang berjudul “Menumbuhkan Tingkat Kreativitas Anak Sejak Dini dengan Memanfaatkan Barang Bekas untuk Meningkatkan Minat Belajar di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”
Kegiatan PkM ini diketuai oleh Ayu Villia Dina, pemateri oleh Farah Aprilia, Valenta Sefiana Putri dan Hilda Handayani Mas’ain.

Pada Kegiatan PkM ini juga turut dihadiri oleh Bapak Muhammad Ichsanul Amal selaku wakil pengurus Taman Baca Masyarakat Teras Ceria dan dihadiri oleh anak-anak TBM Teras Ceria. Dengan sambutan yang di berikan bapak ichsanul, beliau berterima kasih dan menyambut baik kegiatan ini untuk bisa disampaikan ke anak-anak Taman Baca serta beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan semangat serta motivasi.
Selaku dosen pembimbing PkM yaitu ibu Puspita Handayani, S.E., M.Ak membuka acara PkM, juga memberikan arahan khususnya kepada mahasiswa yang melakukan PkM agar dapat memberikan ilmu yang bermanfaat serta bisa diterima oleh semua anak-anak TBM Teras Ceria.

Dalam kegiatan PkM tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang mengedukasi pentingnya kreativitas anak sejak dini karena dengan kreativitas, anak-anak akan menentukan jati dirinya sejak dini serta mempunyai pondasi berpikir menjadi lebih baik.
Salah satu cara untuk menumbuhkan tingkat kreativitas anak adalah dengan memanfaatkan barang bekas atau sampah-sampah yang ada di sekitar kita.
Banyaknya macam-macam sampah di lingkungan, tentu dapat merusak kesehatan lingkungan dan masyarakat.
Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan upaya dalam mengolah sampah agar dapat menjadi barang yang berguna bahkan memiliki nilai jual. Karena itulah mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang mengedukasi anak-anak bagaimana cara agar bisa memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang berguna.
Salah satu sampah lingkungan yang sering dijumpai yaitu kardus bekas.
Limbah sampah organik seperti kardus bekas ini dapat didaur ulang menjadi berbagai macam kerajinan serta menjadi barang yang bermanfaat untuk bisa dipakai lagi. Dan pada kegiatan PkM kali ini, mahasiswa Universitas Pamulang memberikan contoh cara memanfaatkan barang bekas kardus menjadi kerajinan tangan yaitu bingkai foto.
Anak-anak TBM Teras Ceria sangat antusias untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan tangan bingkai foto yaitu kardus bekas, lem, gunting, kertas hvs, dan juga crayon untuk anak-anak menghias bingkai foto tersebut.
Dari kegiatan tersebut anak-anak dapat memahami bahwa kardus bekas yang sudah tidak terpakai dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang-barang yang bermanfaat salah satunya bingkai foto yang mereka buat.
Tujuan memanfaatkan barang bekas ini yaitu agar anak-anak TBM Teras Ceria bisa mengelola dan mengurangi sampah demi terjaganya lingkungan yang bersih, berkurangnya barang bekas yang tidak ramah lingkungan dan dapat didaur ulang menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual.
Dengan PkM yang diadakan mahasiswa Universitas Pamulang, anak-anak dapat melatih tingkat kreativitas mereka dalam menghias kerajinan tangan, lebih termotivasi untuk tidak membuang sampah sembarangan, termotivasi untuk membuat kreasi dari barang bekas lainnya dan diharapkan dapat memberi contoh kepada teman yang lainnya supaya menerapkan perilaku cinta lingkungan sejak dini.
(Penulis:
– Ayu Villia Dina
– Farah Aprilia
– Valenta Sefiana Putri
– Hilda Handayani Mas’ain
Universitas Pamulang)


