SERANG, – Dalam rangka membantu program pemerintah menekan angka Stunting, Kantor Bangun Media Grup (BMG) mengadakan penyuluhan tentang stunting kepada Ibu-ibu usai melaksanakan Senam Sehat, yang disampaikan oleh Enong Suhaeti, S.ST M.Kes Kepala Puskesmas Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Enong Suhaeti, S.ST M.Kes mengatakan, saat ini di Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup
tinggi di Indonesia adalah pendek (stunting) dan kurus (Wasting) pada Balita serta masalah Anemia dan Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil. Masalah kekurangan gizi
pada ibu hamil tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan kekurangan gizi pada balita. Di Indonesia angka stunting menurut data kesehatan 15,3%, di Provinsi Banten 24,4%, di Kota Serang 23,4%, sedangkan di Puskesmas Walantaka sebanyak 164 orang.

“Stunting adalah kondisi kekurangan Gizi kronis secara fisik anak anak, stunting memiliki tinggi badan dibawah standar (Pendek),” jelas Enong di Halaman Kantor BMG Jum’at, 21/10/2022.

Kemudian, Enong Suhaeti, S.ST M.Kes memaparkan untuk melihat kondisi kesehatan anak dilakukan secara Antrometri Berdasarkan indeks nilai scoe Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U dan BB/U). Maka penyebab stunting adalah Praktek Pengasuhan yang tidak baik, Kurang pengetahuan tentang Kesehatan dan Gizi sebelum
dan pada asa kehamilan, Tidak mendapatkan Asi Ekslusif, Bumil Hamil tidak mengkonsumsi Tablet Fe (Tambah darah, Menurunnya tingkat kehadiran anak di Posyandu, Bayi balita Belum Mendapat Imunisasi.

“Ada pun, Akibat stunting pada anak
Jangka Pendek yaitu Gangguan Perkembangan Otak, Gangguan Pertumbuhan Fisik, Gangguan Pertumbuhan Motorik pada Bayi,” papar Enong.

“Sedangkan jangka panjang adalah Tingkat Kecerdasan Rendah, Prestasi belajar tidak baik, Prestasi kerja tidak baik, Kalah bersaing dalam
mencari kerja, Cenderung gemuk di usia tua. Sehingga menderita penyakit
degenerasi (Hipertensi, DM
,Jantung dll),” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan umum BMG Lesman Bangun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Serang dan kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan senam sehat bersama ibu-ibu, dilanjut dengan penyuluhan pengetahuan tentang stunting dilingkungan Kantor BMG. Khususnya terima kasih kepada Kepala Puskesmas Walantaka yang telah berkenan hadir untuk memberikan penyuluhan. Juga kepada Lurah Pageragung yang sudah turut hadir.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua, muda-mudahan kedepannya kita adakan lagi acara yang lebih mengedukasi kepada masyarakat. Mohon doa dan dukungannya,” kata Lesman Bangun.

Di tempat yang sama, Lurah Pageragung, Kecamatan Walantaka H Hamimi mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada perusahan BMG, atas kepedulian terhadap masyarakat dilingkungannya.

“Berharap, kegiatan yang prinsipnya mendidik warga hendaknya terus dilakukan, agar pemerintah tingkat kelurahan terbantukan. Terima kasih kepada perusahan BMG atas adanya kegiatan yang positif ini, semoga ada manfaatnya dan kami siap men-support apabila ada kegiatan serupa,” tutupnya.