SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Udara dingin menyapa pagi, sahut menyahut suara ayam berkokok membangunkan setiap mata yang terlelap sekaligus pertanda matahari mulai menyinari bumi. Embun yang sedari malam bergantungan di dedaunan mulai berguguran, tetapi tidak dengan harapan karena sejatinya hal tersebut digantung setinggi langit.
Pagi itu, suasana sejuk seolah menusuk daging hingga ketulang-belulang. Seteguk kopi pantasnya menjadi teman yang menghangatkan. Setelah seteguk seruputan kopi itu, dari kejauhan, terlihat sekelompok tubuh berbadan tegap memasuki desa Telaga Luhur yang menyuguhkan hawa dingin. Mereka mengenakan atribut lengkap, mulai baret, seragam serta membawa perlengkapan perang.
Beberapa pasukan elit itu kian mendekat, mereka mempunyai misi-visi operasi khusus di bawah komando pimpinan. Setelah beberapa saat diperhatikan dengan seksama, ternyata mereka adalah Personel Kodim 0602/Serang, Yonzipur dan Cakra Kostrad yang membawa senjata berupa pacul, wagon, dan ‘perlengkapan perang’ lainnya.
Adapun ‘perlengkapan perang’ itu semata-mata untuk menjalankan tugas mulia yang telah diprogramkan dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 tahun 2022. ‘Alat perang’ yang dibawa tim khusus tersebut tidak digunakan untuk menyerang musuh atau benteng pertahanan lawan, tetapi digunakan untuk kemajuan dan mewujudkan cita-cita yang telah lama diidamkan warga.
Program TMMD Kodim 0602/Serang diketahui menjadi kegiatan yang bakal menunjang semua aspek kehidupan masyarakat. Karena dengan peningkatan infrastruktur akan mendorong roda perekonomian, yang berdampak baik pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan maupun sosial masyarakat.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa pada saat pembukaan TMMD Kodim 0602/Serang, di Lapangan Sepakbola Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa (11/10/2022).
Pandji mengatakan, peningkatan infrastruktur merupakan kegiatan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Kabupaten Serang. Pemda Serang sendiri men-suport anggarkan sebesar Rp1,2 miliar dari APBD.
Wakil Bupati Serang menyampaikan rasa bahagia, bangga atas akan dilaksanakannya kegiatan TMMD Kodim 0602/Serang yang akan berlokasi di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, itu.
Sementara Dandim 0602/Serang, Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo menuturkan, pada program TMMD le-115, ada beberapa program yang dilakukan. Diantaranya betonisasi jalan sepanjang meter dengan lebar 2,5 – 4 meter sebanyak 2 titik, tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 115 meter dengan kedalaman 0,7 – 1,2 meter Selanjutnya pembangunan MCK, gorong-gorong, RTLH, Baksos, dan kegiatan lainnya.
“Pelaksanaan TMMD ke 115 yang di lakukan oleh Kodim Serang merupakan Program TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun desa, dan meningkatkan infrastruktur di wilayah Kodim 0602/Serang dan diharapkan bisa berdampak positif pada aspek kehidupan masyarakat.
Sementara, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Windjanarko mengatakan, program TMMD ini diadakan sebagai dedikasi TNI dalam membangun negeri yang targetnya sebagai upaya untuk mensejahterakan masyarakat di desa dan akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan.
Danrem 064/MY, Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna menuturkan, TMMD ini merupakan program rutin setiap tahun yang direncanakan melalui musyawarah perencanaan pembangunan.
“Titik lokasi dari program TMMD tidak asal tunjuk, tetapi berdasarkan hasil musyawarah yang melibatkan semua stakeholder,” ucapnya.
Menurut Danrem, dikarenakan TNI lahir dari masyarakat, tentunya TMMD menjadi metode untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Program Yang Menjadi Titik Berat Kodim 0602/Serang
Sejumlah pembangunan fisik tengah dikerjakan Kodim 0602/Serang pada program TMMD ke-115 Tahun 2022 di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa 11 Oktober 2022.
Dandim 0602/Serang, Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo menuturkan, program yang dilakukan bersama masyarakat ini diantaranya betonisasi jalan sepanjang meter dengan lebar 2,5 – 4 meter sebanyak 2 titik.Kemudian tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 115 meter dengan kedalaman 0,7 – 1,2 meter, pembangunan MCK, gorong-gorong, RTLH, Baksos, dan kegiatan lainnya.
“Pelaksanaan TMMD ke 115 yang di lakukan oleh Kodim Serang merupakan Program TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun desa, dan meningkatkan infrastruktur di wilayah Kodim 0602/Serang,” katanya.
Dandim menilai, dengan peningkatan infrastruktur akan mendorong roda perekonomian, yang berdampak baik pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan maupun sosial masyarakat.Ia berharap, program TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang bisa berdampak positif pada aspek kehidupan masyarakat, dan bisa menunjang semua aspek kehidupan masyarakat.
Ditemui di lokasi, Danrem 064/MY, Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna mengatakan, TMMD ini merupakan program rutin setiap tahun yang direncanakan melalui musyawarah perencanaan pembangunan.
“Yang jelas pada program TMMD ini Insya Allah akan berdampak positif kepada masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun non fisik,” terangnya.
Sementara, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Windjanarko mengatakan, program TMMD ini diadakan sebagai dedikasi TNI dalam membangun negeri.”Program TMMD ini targetnya sebagi upaya untuk mensejahterakan masyarakat di desa,” katanya.
TMMD ke 115 tahun 2022 juga merupakan bentuk jawaban dari petunjuk Presiden RI mengenai “Mengentaskan kemiskinan secara masif melalui pembangunan infrastruktur yang ada di Desa”.
“TMMD merupakan Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/LPNK, Pemda dan komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah,” tegas Pangdam.
Pangdam berharap kepada masyarakat sekitar agar infrastruktur yang sudah terbangun nanti tetap dipelihara, mengoptimalkan pemanfaatannya serta harus bisa menggandeng potensi potensi wilayah sebagai suatu hal yang baru seperti tempat wisata, pertanian dan perkebunan.
“TMMD merupakan Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/LPNK, Pemda dan komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah,” tegas Pangdam.

Harapan Besar yang Ingin Dicapai Melalui TMMD
Komandan Korem (Danrem) 064/MY Brigjen TNI Tatang Subarna mendampingi Kepala Staf Komando Daerah Militer III/Siliwangi (Kasdam III/Siliwangi) Brigjen TNI Widjanarko menghadiri Pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 tahun 2022 Kodim 0602/Serang di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Program dengan tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun Negeri” tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah serta masyarakat dalam melaksanakan proses percepatan pembangunan daerah terpencil.
Brigjen TNI Tatang Subarna menuturkan TMMD adalah kegiatan yang dilaksanakan secara rutin oleh TNI berdasarkan hasil musyawarah bersama. “TMMD adalah kegiatan rutin tiap tahun yang dilaksakan berdasarkan hasil musyawarah. Ke depan nanti hasil musyawarah di mana, di sana akan ditentukan.
Tidak asal ditunjuk tentunya dengan berbagai pertimbangan,” papar Danrem 064/MY.Brigjen TNI Tatang mengatakan, setiap program TMMD tentunya akan berdampak kepada masyarakat, karena bagi TNI hubungan dengan masyarakat atau rakyat itu yang utama.”Yang lebih penting bagi kami, roh kami adalah hubungan dengan rakyat. Rakyat itu, ibu kandung TNI.
Jadi kami berharap kegiatan ini bisa menjadi media untuk terus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” pungkasnya.
Sarana Jalan Yang Dinantikan
Sejumlah pembangunan fisik tengah dikerjakan Kodim 0602/Serang pada program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-115 Tahun 2022 di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa (11/10/2022).
Dandim 0602/Serang, Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo menuturkan, program yang dilakukan bersama masyarakat ini diantaranya betonisasi jalan sepanjang meter dengan lebar 2,5 4 meter sebanyak 2 titik. Kemudian tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 115 meter dengan kedalaman 0,7 1,2 meter, pembangunan MCK, gorong-gorong, RTLH, Baksos, dan kegiatan lainnya.
“Pelaksanaan TMMD ke 115 yang di lakukan oleh Kodim Serang merupakan Program TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun desa, dan meningkatkan infrastruktur di wilayah Kodim 0602/Serang,” katanya.
Dandim menilai, dengan peningkatan infrastruktur akan mendorong roda perekonomian, yang berdampak baik pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan maupun sosial masyarakat.Ia berharap, program TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang bisa berdampak positif pada aspek kehidupan masyarakat, dan bisa menunjang semua aspek kehidupan masyarakat.
Ditemui di lokasi, Danrem 064/MY, Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna mengatakan, TMMD ini merupakan program rutin setiap tahun yang direncanakan melalui musyawarah perencanaan pembangunan.
“Yang jelas pada program TMMD ini Insya Allah akan berdampak positif kepada masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun non fisik,” terangnya.
Sementara, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Windjanarko mengatakan, program TMMD ini diadakan sebagai dedikasi TNI dalam membangun negeri.
“Program TMMD ini targetnya sebagi upaya untuk mensejahterakan masyarakat di desa,” katanya.Lebih lanjut ia mengatakan, pelaksanaan TMMD dilaksanakan selama satu bulan. Dalam pelaksanaannya, TNI melibatkan masyarakat.
Rumah Yang Layak Bagi Warga Masyarakat
Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Kodim 0602/Serang mulai melakukan pembangunan 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Kamis (13/10/2022).
Pembangunan RTLH tersebut merupakan salah satu kegiatan fisik dalam TMMD reguler ke-115. Adapun sasaran rumah yang dibangun adalah rumah warga setempat yang masuk pada tahap pemasangan pester dinding atau over prestasi.Hal itu diungkapkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo yang juga merupakan Komandan Satgas TMMD ke-115.
“Pembangunan RTLH atau kami sebut rumah karya yang dilakukan prajurit TNI dalam satgas TMMD Reguler ke-115 Kodim Serang saat ini hampir mencapai 22 persen,” ungkapnya.
Menurut Letkol Arm Fajar, pencapaian itu berkat dukungan dan kerjasama antara TNI, Polri, dan masyarakat setempat.”Semangat masyarakat kami lihat tampak sangat jelas dalam kegiatan ini,” katanya.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan RTLH yang dilakukan hari ini melebihi jumlah kourom yakni sebanyak 63 orang.
“Kami melihat dengan kesadaran masyarakat yang luar biasa tinggi dalam membantu giat ini, target rehab RTLH akan selesai tepat waktu sehingga kami akan mengarahkan ke target fisik lainnya,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat Supiyah mengaku bersyukur menjadi salah satu penerima bantuan RTLH. “Alhamdulillah saya bersyukur dan sangat terbantu dengan adanya pembangunan RTLH ini. Semoga berjalan lancar tanpa ada kecelakaan kerja. Terima kasih TNI, terima kasih Kodim 0602/Serang,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Semua Sudah Melalui Prosesnya
Sudah lazimnya di instansi pemerintah manapun, terlebih instansi militer, apel pagi wajib dilakukan setiap hari kerja ataupun pada setiap event kegiatan. Seperti halnya Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 115 Kodim 0602/Serang melaksanakan apel pagi dilokasi TMMD di Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringin kurung Kabupaten Serang.
Dalam kesempatan apel pagi tersebut, Komandan Kompi Satgas TMMD Ke-115 Kodim 0602/Serang Kapten Inf Suripto, menyampaikan penekanan dan arahan kepada anggota satgas TMMD sekaligus memberikan pembagian tugas bagi seluruh personel Satgas TMMD ke-115 dalam melaksanakan kegiatan sasaran fisik.
“Kegiatan ini rutin dilakukan sebelum melaksanakan aktivitas, supaya anggota satgas mengetahui tugas yang akan dikerjakan, sehingga tujuan kerja yang akan di capai dapat terlaksana dengan baik,” kata Dan SSK .
Sebelum mengakhiri apel, dirinya menegaskan agar seluruh personel Satgas TMMD memaksimalkan capaian pengerjaan sasaran fisik serta dapat membaur dengan warga untuk bergotong royong dalam membangun akses jalan dan Rehab RTLH.
“Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 Kodim 0602/Serang diharapkan mampu menambah semangat serta memotivasi warga untuk bergotong royong dalam membangun daerahnya,” pungkasnya.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja Menjadi Prioritas Utama
Tim Kesehatan yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang, aktif memeriksa kesehatan anggota Satgas yang sedang bekerja dan warga sekitar dengan sistem jemput bola.
Apalagi kondisi cuaca saat ini tidak menentu sehingga membuat warga rentan terhadap penyakit. Serda Adi yang merupakan anggota tim kesehatan Satgas TMMD Kodim 0602/Serang mengatakan pihaknya saat ini berkeliling ke rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan obat kepada mereka yang sakit.
“Dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan diharapkan satgas dan warga terjaga dan pelaksanaan TMMD berjalan lancar dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan pengecekan kesehatan ini ditujukan untuk memastikan kesehatan semua kalangan dan memastikan kondisi seluruh personel yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-115 Kodim 0602/Serang tetap sehat.
“Pengecekan kesehatan secar rutin selalu kami lakukan, dengan tujuan untuk memastikan kesehatan semua personel dan masyarakat, baik dari anggota Satgas TMMD dan masyarakat tetap terjaga,” katanya.
“Dengan terjaganya kesehatan, maka mereka bisa efektif mendukung pelaksanaan TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang di Desa Telaga Luhur,” pungkas Serda Adi.
Semangat Yang Tak Kenal Surut
Kondisi cuaca yang tidak menentu tak menyurutkan semangat Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-115 untuk membangun jalan yang menjadi penghubung antara dua Desa di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.Nantinya, jika pengerjaan pembangunan jalan tersebut telah rampung maka akan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapten Inf Suripto yang merupakan Dan SSK Satgas TMMD mengungkapkan saat ini ada 63 personel gabungan yang terlibat dalam Satgas TMMD ke-115.
“Diantaranya yaitu 10 anggota personel dari Yon Zipur 3 Bandungma, 20 personil Brimob Polda Banten ada 5 personel Korem 064/ Maulana Yusuf beserta 25 anggota Kodim 0602/Serang,” katanya.
Adapun, lanjutnya, dalam pengerjaan jalan beton ada 10 personel gabungan bersama masyarakat setempat yang di tugaskan di sektor betonisasi jalan.
“Untuk proses pengerjaan rabat jalan saat ini diperkirakan mencapai 20 persen. Hal itu dikarenakan adanya beberapa kendala di lapangan yang menjadi faktor proses pengerjaan memakan waktu lama,” jelasnya.
Diantaranya adalah faktor geografis yaitu medan lokasi pengerjaan yang menanjak dan penyempitan jalan menuju lokasi pengecoran jalan, dan faktor cuaca yang saat ini cenderung sering turun hujan, sehingga sangat mempengaruhi proses pengerjaan.
“Tadi bisa lihat sendiri ya, untuk menyuplai bahan material bahan cor saja, truk pengangkutnya harus giliran menuju lokasi pengerjaan karena hanya cukup dilalui satu truk saja” tambahnya.
Bukan itu saja, menurut Kapten Inf Suripto beton cor yang akan digunakan juga harus dilangsir dengan memakai Damtruk agar bisa menuju lokasi pengerjaan yang lumayan curam dan menanjak.”Kendati demikian kami akan tetap semangat dan optimis pengerjaan rabat jalan dengan lebar 4 meter dan panjang 1000 meter nantinya akan selesai dalam 30 hari,” pungkasnya.
Membangun Komitmen dalam Keluarga
Berbagai kegiatan termasuk sasaran Non Fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0602/Serang terkait Keluarga Berencana (KB) pun digelar, karena pernikahan dini merupakan salah satu penyebab terjadinya stunting anak, sehingga diperangi agar Warga Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringin Kurung Kabupaten Serang bisa bebas bayi stunting, Rabu 19 Oktober 2022.
Menurut Ratu Yeti sebagai penyuluh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, keluarga berencana itu penting utuk menekan angka stunting anak balita kurang asupan gizi.
“Kami menyambut baik kegiatan TMMD Ke-115 Kodim 0602/Serang dengan mengadakan penyuluhan kepada warga Desa Telaga Luhur, khususnya ibu ibu muda dan warga yang menikah di usia sangat muda untuk ikut menjadi akseptor,” lanjutnya.
“Gerakan KB dengan menerapkan penggunaan alat kontrasepsi, yang tepat atau akseptor yang aktif. Kami ucapkan terima kasih karena Warga sangat antusias, untuk datang ke gedung serbaguna tiga maya desa telaga luhur, dimana mereka mantap menggunakan KB, untuk menekan angka stunting yang di programkan pemerintah,” ucapnya.
Membangun Lingkungan Yang Asri
Penaman 1000 pohon dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka penghijauan, untuk jangka panjang dilaksanakan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke115 Kodim 0602/Serang bertempat di Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringin Kurung Kabupaten Serang Banten, Rabu (19/10/2022).
“Satgas TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang sasaran penghijauan untuk pencegahan kerusakan ekosistem hutan dan untuk mengembalikan hutan yang asri dan kembali ke fungsi alam, dengan menyiapkan bibit pohon produktif di Desa Telaga luhur Kecamatan waringin kurung Kabupaten Serang,” kata Kapten Inf Suripto sebagai Dan SSK TMMD ke 115 Kodim 0602/serang.
Di lokasi Kapten Inf Suripto mengatakan, kegiatan penghijauan dengan menanam berbagai jenis pohon produktif yang ditanam di Lokasi TMMD.
“Kepala Dinas Lingkungan Hidup H. Prauri menyampaikan Penanaman pohon yang dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam gerakan penghijauan. Ini merupakan solusi jangka panjang untuk melindungi tanah, serta upaya untuk menghentikan erosi sebagai upaya reboisasi upaya penanganan lingkungan yang terlihat gersang,” terangnya.
Hal ini juga adanya Kerjasama Bantuan CSR PT. Cardil Indonesia Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, semua pihak untuk mengawasi dan merawat lingkungan serta tanaman pohon yang di tanam Agar dapat tumbuh kembang dengan baik.
Melakukan Kegiatan Olahraga Bersama Warga Menjadikan Hidup Lebih Sehat
Anggota Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-115 Kodim 0602/Serang mengisi waktu luang untuk mengikuti olahraga sepak bola bersama warga yang berada di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Prada Samsul dari Batalyon Zeni Tempur 3/Yudha Wyoghra yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-115, mengatakan dirinya bersama rekan Satgas TMMD lainnya selalu mengisi waktu luang setelah bekerja dengan berbagai kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat.
“Kegiatan bermain bola bersama ini bukan hanya sekedar melakukan olahraga, tetapi juga untuk sarana hiburan karena rasa jenuh setelah aktivitas bekerja,” katanya.
Senada dengannya, Dan SSK TMMD, Kapten Inf Suripto mengungkapkan bermain sepak bola bukan hanya untuk mengisi waktu luang dan menjaga kebugaran.
“Tetapi bermain bola bersama masyarakat setempat adalah bentuk Pembinaan pertahanan wilayah (BINNTAHWIL) dalam TMMD 115 Kodim 0602/Serang,” jelasnya.
Sementara itu, Tarkim salah seorang warga yang turut bermain sepak bola berharap, kekompakan, keakraban dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat ini tidak hanya selama TMMD saja.”Semoga hal seperti ini akan terus berlanjut sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat bisa terwujud,” pungkasnya.
Peretengahan Masa Kerja
TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ke-115 yang dilaksanakan oleh Kodim 0602/Serang, merupakan salah satu program tahunan untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan daerah yang masih tertinggal atau terpencil.
Saat ini TMMD Kodim 0602/Serang ke 115 telah memasuki hari ke 17, yang artinya telah memasuki separuh dari waktu yang telah ditentukan, yaitu 30 hari program kerja, Senin 26 Oktober 2022.
Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo selaku Komandan Kodim 0602/Serang dan juga sebagai Dan Satgas, memberikan keterangannya terkait progres yang sudah dicapai hingga hari ke 15.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama antara masyarakat setempat, unsur terkait dan juga anggota Kodim 0602/Serang , saat ini kegiatan TMMD ini dapat berjalan dengan baik dan tidak terkendala,” ungkap Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa beberapa dari program kerja TMMD ke 115 ini telah mencapai 100 persen.
“Beberapa pekerjaan telah berhasil diselesaikan hingga 100 persen , antara lain pembangunan drainase, pembangunan gorong-gorong, pembangunan TPT dan juga sasaran non fisik telah mencapai 100 persen,” imbuhnya.
Dari keterangan yang diberikan oleh Komandan Kodim 0602/Serang, sasaran non fisik yang telah mencapai 100 persen antara lain, Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Wasbang, Pelayanan Kesehatan, Penyuluhan Pendidikan, Penyuluhan Kamtibmas, Penyuluhan Narkoba, Penyuluhan Keagamaan, Penyuluhan Stunting, Posyandu, Posbindu dan KB, Penyuluhan Perikanan, Penyuluhan LH dan beberapa sasaran non fisik lainnya.”Sementara ini, program kerja dengan sasaran fisik yang masih berjalan dan sudah memasuki angka 70 hingga 80 persen antara lain, betonisasi jalan sepanjang 1km, pembangunan MCK dan 10 RTLH,” jelasnya
Anjangsana Sebagai Cara Pendekatan Kami
Anggota Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-115 Kodim 0602/Serang memanfaatkan waktu senggang untuk melaksanakan kegiatan anjangsana dan komsos bersama warga Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Adapun tujuan kegiatan itu guna mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dan untuk menciptakan kebersamaan dalam membangun ketahanan wilayah.
Selain itu, hal tersebut dilakukan demi terjalinnya tali silaturahmi yang baik dengan masyarakat.
“Dengan terjalinnya silaturahmi yang baik, akan meningkatkan hubungan kerja yang baik antara Anggota satgas TMMD dengan komponen masyarakat yang ada di wilayahnya dan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada TNI,” ungkap Serda Susanto.
Anggota satgas TMMD juga mengimbau kepada masyarakat, untuk selalu bergotong royong, menjaga desanya dengan mengadakan jaga pos kamling di setiap RW.
Senada dengannya, Dan SSK, Kapten Inf Suripto menambahkan, kegiatan anjangsana dan komsos secara langsung akan lebih efektif dan tepat sasaran hasilnya.
“Dengan aktif melaksanakan kegiatan anjangsana dan komsos bersama masyarakat, segala informasi yang terjadi di wilayah akan dapat cepat diketahui dan diatasi oleh anggota Satgas atau Babinsa bersama masyarakat,” imbuh Dan SSK.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Burhan mengaku, sangat senang dengan keberadaan anggota satgas TMMD yang selalu ada di tengah masyarakat.
Ia menyebut anggota satgas TMMD yang betugas di wilayahnya sangat ramah dan mudah bergaul dengan masyarakat.
“Karena itu kami akan mendukung segala kegiatan Satgas TMMD ke-115 Kodim 0602/ Serang dalam memajukan dan membangun kampung kami,” pungkasnya.
Penyuluhan Pun Jadi Solusi Bagi Kelancaran Program
Selain sasaran fisik, dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 Kodim 0602/Serang juga terdapat sasaran non fisik.Adapun sasaran tersebut dicapai dengan mengadakan berbagai penyuluhan diantaranya yakni penyuluhan perikanan yang digelar di Kantor Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Hal itu diungkapkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo, melalui Pasiter Kapten Inf Marjuki.
“Kalau sasaran fisik kan kami melakukan betonisasi akses jalan kurang lebih 1000 meter dengan lebar 4 meter, MCK, dan 10 unit RTLH,” katanya. Kesemuanya, saat ini telah mencapai 85 persen, sambung Pasiter Kodim 0602/Serang. Sementara itu, lanjutnya untuk sasaran non fisik, salah satunya melalui penyuluhan atau Bimtek perikanan.
“Kegiatan sosialisasi ini dirasa sangat tepat mengingat mayoritas warga sekitar berprofesi Petani sehingga sektor perikanan sangat minim untuk menopang ekonomi sehingga perlu sosialisasi di bidang perikanan,” jelasnya.
Sementara itu, Analis Aquakultur Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang, Noor Amelia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 0602/Serang yang telah memberi kepercayaan kepada Dinas Perikanan untuk memberikan penyuluhan.”Terima kasih kepada Kodim 0602/Serang atas kepercayaan yang telah diberikan sebagai pemberi materi dalam kegiatan non fisik, dimana selain kegiatan fisik, kegiatan non fisik juga penting,” ungkapnya.
Ia berharap para peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik, karena kegiatan ini sebagai bekal dalam upaya meningkatkan perekonomian di bidang perikanan.”Ini sesuatu yang sangat penting, mudah-mudahan dengan adanya penyuluhan ini masyarakat dapat mengembangkan budidaya ikan air tawar di Desa Telaga Luhur,” pungkasnya.
Kunjungan Wasev Meninjau Pelaksanaan TMMD
Masuk tiga pekan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Kasrem 064/MY Kolonel Inf Nurkhan mendampingi Brigjen TNI Diding Ahmad Kizwini, selaku Tim Wasev TMMD ke-115 meninjau beberapa titik pelaksanaan TMMD 115 di desa Telagaluhur Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Selasa (01/11/2022).
Dalam rangkaian acaranya kegiatan wasev tersebut diantaranya, Penyambutan Tim Wasev, Paparan Dandim 0602/Serang, penyampaian sambutan oleh tim wasev dan peninjauan lokasi TMMD.
Dalam Sambutannya Brigjen TNI Diding Ahmad Kizwini, selaku Ketua Tim Wasev TMMD, menyampaikan bahwa kegiatan Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-115 TA 2022 yang saat ini sedang berjalan bertujuan untuk mengukur kinerja organisasi satuan tugas TMMD mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran dengan harapan agar kegiatan TMMD dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien.
“Adapun tujuan kegiatan TMMD selain untuk membantu percepatan pembangunan di daerah juga untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat serta untuk mempererat sebagai sarana kemanunggalan TNI-Rakyat,” lanjutnya.
Tim wasev juga berpesan agar waktu yang tersisa dapat di maksimalkan untuk penyelesaian akhir dan tuntas pada waktu yang sudah di tentukan.
“Sasaran fisik dan non fisik diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreatifitas masyarakat menuju kearah yang lebih baik, maju, sejahtera dan mandiri,” tutupnya.
Sementara itu Kasrem 064/MY Kolonel Inf Nurkhan berharap, sisa waktu yang ada agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk dapat lebih mengoptimalkan pencapaian hasil dari berbagai sasaran yang tengah dikerjakan.
“Dengan sisa waktu yang ada, agar lebih di optimalkan segala kegiatan yang ada agar tepat waktu dan dengan hasil yang memuaskan,”tandasnya.
Kolonel Inf Nurkhan menambahkan Program TMMD salah satu bentuk operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu dilaksanakan secara lintas sektoral antara TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen bangsa, semuanya diharapkan dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik dan non fisik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Terkait dengan itu, melalui pelaksanaan TMMD Ke-115 Kodim 0602/Serang ini, saya memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit, masyarakat dan tentunya Pemerintah Kabupaten Serang dalam pelaksanaan TMMD kali ini yang tepat dan mampu menjaga semangat gotong royong,” sebut Kasrem.
Usai pelaksanaan paparan kegiatan di lanjutkan dengan peninjauan lokasi TMMD, yaitu peninjauan hasil terakhir rutilahu 10 unit, peninjauan saluran drainase, peninjauan rehab musola, peninjauaan hasil betonisasi.Dalam kunjungan tersebut Selain Kasrem 064/MY, Tim Wasev juga didamping, Dandim 0602/Serang, Kasdim 0602/Serang, Dandenbekang Serang, Pabandya Puanter Sterdam III/Siliwangi, Pasi Bakti TNI Korem 064/MY, Kapenrem 064/MY, Kapolsek Waringunkurung, Danramil Waringinkurung Kepala Desa Telagaluhur.

Program TMMD Kodim 0602/Serang Selesai Tepat Pada Waktunya
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-115 Kodim 0602/Serang yang difokuskan di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung hanya tersisa beberapa hari lagi. Kendati demikian, dipastikan semua pengerjaan telah rampung tepat waktu.
Dansatgas TMMD Dandim 0602/Serang, Letkol Arm. Fajar Catur Prasetyo melalui Pasi Teritorial Kapten Inf Marjuki selaku penanggungjawab di lapangan menyebut, pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-115 telah selesai dilaksanakan.
“Alhamdulillah sasaran utama pengecoran jalan sepanjang 1000 meter dan lebar 4 meter itu telah selesai,” katanya.Selain itu, lanjutnya, sasaran lainnya seperti pembuatan TPT, MCK, drainase, gorong-gorong, rehab Musala dan rehab RTLH juga telah rampung tepat waktu.
“Tentunya pencapaian target pengerjaan pengecoran jalan ini tidak lepas dari peran serta seluruh masyarakat Desa Telaga Luhur yang setiap hari bergiliran membantu Satgas TMMD, baik bapak-bapaknya maupun ibu-ibunya,” jelas Kapten Inf Marjuki.
“Bisa dilihat sendiri hasil pengerjaannya, sangat luar biasa. Ini semua berkat kerja keras anggota Satgas TMMD dan masyarakat. Sehingga, sebelum penutupan kami bisa menyelesaikan semuanya,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ia berharap jalan yang sudah dibangun tersebut agar dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sehingga mempunyai daya guna dan daya pakai yang lama.
“Saat ini jalan belum dibuka untuk kendaraan roda empat, karena masih nunggu kering dulu. Harapan saya, jalan ini dirawat oleh semua warga, sehingga tidak mudah rusak dalam jangka waktu yang lama,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Telaga Luhur Khasuri mengucapkan terima kasih kepada satgas TMMD yang sudah bekerja keras untuk membangun Desa Telaga Luhur.
“Terima kasih kepada satgas TMMD Kodim 0602/Serang yang tidak mengenal waktu, siang dan malam bahkan dalam kondisi panas dan hujan selalu bekerja tanpa lelah. Ini hasil yang sangat memuaskan rampung sesuai harapan. Terima kasih,” pungkasnya.
Berikut dampak positif lainnya dari Program TMMD di Desa Telaga Luhur:
Betonisasi jalan utama Desa Telaga Luhur sepanjang 1000 meter lebar 4 meter memberikan banyak manfaat untuk warga, terutama petani. Dalam hal ini, petani bisa dengan mudah mengakses lahan pertanian dan membawa hasil panen dengan kendaraan bermotor. Dengan begitu dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan bisa meningkatkan perekonomian.
Pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) memberikan banyak manfaat, selain penahan longsor, TPT juga memiliki fungsi sebagai penunjang jalan lingkungan yang berada diatasnya agar tidak amblas sewaktu-waktu.
Pembuatan Mandi Cuci Kakus (MCK) Komunal yang dilaksanakan Pesantren sangat membantu khususnya para santri di wilayah tersebut yang jumlahnya ratusan orang.
Pembuatan drainase berfungsi untuk mencegah terjadinya banjir sehingga aktivitas masyarakat bisa terus berjalan.
Pembangunan gorong-gorong, ini dilakukan untuk memudahkan warga dan bisa menanggulangi bencana banjir. Gorong-gorong itu selayaknya dapat menjadi salah satu item yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penerima manfaat adalah sebanyak 10 orang. Selain itu mereka juga masing-masing mendapatkan sebuah televisi.
Penyuluhan keagamaan bertujuan meningkatkan kualitas beragama masyarakat dengan ciri masyarakat semakin relijius dan mampu mengembangkan diri menjadi masyarakat yang shaleh secara sosial.
Penyuluhan Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Telaga Luhur.
Penyuluhan dan pelayanan Posyandu, Posbindu dan operasional kesehatan, untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini terkait penanganan kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Pelayanan dan peninjauan KB dan antisipasi stunting, warga dapat mengetahui masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama terhadap anak, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.
Penyuluhan perikanan dilakukan dalam upaya meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Penyuluhan hukum, penyuluhan kamtibmas dan narkoba, diharapkan dengan adanya penyuluhan ini masyarakat dapat mencegah diri dari bahaya dan hukum dari penyalahgunaan narkoba.
Penyuluhan wawasan kebangsaan (wasbang) dan bela negara untuk pengetahuan warga baik orang tua maupun para pemuda tentang cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membuat masyarakat Telaga Luhur saat ini bersama-sama meningkatkan peran serta untuk peduli terhadap Kamtibmas di lingkungannya.
Penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikal membuat masyarakat lebih meningkatkan semangat toleransi dan kebangsaan.
Penyuluhan perlawanan wilayah membuat kecintaan masyarakat terhadap NKRI meningkat.
(Penulis: Esih Yuliasari)


