Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Al Hamidi mengungkapkan Pemprov Banten ditargetkan meraih 70 kunjungan wisata pada Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia Tahun 2023. Melakukan penataan dan pengembangan agar menjadi destinasi wisata unggulan menjadi salah satu upaya yang ditempuh.

“Kick off Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Provinsi Banten telah dilakukan oleh Bapak Penjabat Gubernur Al Muktabar dan Bapak Menko Marves Luhut B Panjaitan tanggal 10 Februari lalu,” ungkap Al Hamidi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/3/2023).

“Pada Gernas BBWI ini, Pemprov Banten ditargetkan 70 juta kunjungan wisata lokal atau mancanegara. Kita harap bisa menggiatkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Masih menurut Al Hamidi, dalam mengejar target kunjungan itu, pihaknya juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama terlibat. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pemerintah Kabupaten/kota, pengelola wisata, asosiasi, UMKM, koperasi, hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Termasuk pula mengoptimalkan media digital/ internet dalam menopang industri pariwisata Provinsi Banten.

“Sektor Pariwisata menjadi salah satu fokus Bapak Penjabat Gubernur Al Muktabar dalam menggiatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten,” ungkapnya.

“Pariwisata Provinsi Banten tidak kalah dengan yang lainnya,” tegas Al Hamidi.

Dijelaskan, dalam mensukseskan program itu pihaknya targetkan berapa transaksi dan kunjungan yang harus diperoleh. Serta melibatkan para pemangku kepentingan pariwisata Provinsi Banten.

“Kita maksimalkan dalam segi komunikasi baik itu antar UMKM, Koperasi, atau OPD yang ada di Provinsi Banten untuk mendukung BBI dan BBWI ini,” ungkap Al Hamidi.

Dipaparkan, pihaknya terus mengembangkan destinasi wisata baik dalam segi infrastruktur maupun pelayanan untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Provinsi Banten memiliki banyak destinasi wisata unggulan mulai dari wisata religi, alam, hingga wisata buatan.

“Kita expose ke masyarakat luas,” jelas Al Hamidi.

“Usaha lain yang dilakukan Pemprov Banten di antaranya terus melakukan pemantauan dan pengawasan. Kita juga tetap melakukan standarisasi harga tiket, perbaikan infrastruktur serta pengawasan sebagai penunjang kesuksesan acara BBI dan BBWI di Provinsi Banten ini. Termasuk melakukan pembinaan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata,” ungkapnya.

Masih menurut Al Hamidi, Pemprov Banten juga mengoptimalkan Anjungan Provinsi Banten di Taman Mini Indonesia sebagai etalase dunia pariwisata di Provinsi Banten. Melalui anjungan ini, calon wisatawan diharapkan tertarik untuk dadtang langsung berwisata ke Provinsi Banten.

Dipaparkan, melalui Banten Weekend at TMII di Anjungan Provinsi Banten Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Pemprov Banten menggelar promosi wisata secara berkala sebagai salah satu upaya menggerakkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Dalam kegiatan ini juga ditampilkan produk-produk unggulan dan oleh-oleh wisata khas dari UMKM dan Koperasi Provinsi Banten.

Sebelumnya, pada Launching Kalender Event Pariwisata 2023 dan Kick Off KKPD QRIS Provinsi Banten serta Grand Launching Jawara Mobile Banking Bank Banten (18/3/2023) Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengungkapkan pihaknya mendukung digitalisasi pada industri pariwisata Provinsi Banten sehingga semua pihak semakin dimudahkan.

“Sistem digital menyangkut hampir seluruh tatanan kehidupan, salah satunya pariwisata. Dengan digitalisasi ada banyak kemudahan di bidang pariwisata. Sehingga semua bisa tumbuh lebih baik dan menguntungkan bagi pelaku usaha pariwisata,” ungkapnya.

“Pada sistem digital, masyarakat menerima kemudahan-kemudahan dan kecepatan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pj Gubernur Al Muktabar terus mendorong penggiatan dan penguatan industri pariwisata sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten. Melalui penguatan dan penggiatan industri pariwisata, wisatawan yang berkunjung diharapkan belanja produk-produk UMKM dan Koperasi Provinsi Banten sehingga perekonomian masyarakat turut bergerak.(*)