SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Hasil mengecewakan kembali diraih Perserang. Dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024 melawan Nusantara United FC di Grup 2.
Dalam pertandingan tersebut, Laskar Singandaru harus kalah di kandang sendiri dengan skor 0-1.
Bermain di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang pada Minggu, 1 September 2023, gawang Si Biru Langit (julukan lain Perserang) dijebol penyerang Nusantara FC, Matheus Vieira Da Silva pada menit 69.
Sebelumnya, Perserang juga dibekuk oleh PSIM Yogyakarta dengan skor 0-1. Dengan demikian, dari tiga laga yang sudah dilakoni Laskar Singandaru belum memetik kemenangan.
Dalam 30 menit awal jalannya pertandingan antara Perserang dengan Nusantara FC, Singa begitu menguasai bola. Bahkan tercatat tiga peluang bagus tercipta. Sayangnya, gagal dikoversi menjadi gol.
Keasyikan menyerang, gawang Si Biru Langit justru jebol oleh Matheus setelah tandukannya tak mampu dihalau penjaga gawang Perserang, Imam Arief Fadillah.
Setelahnya, kedua tim saling serang namun tak ada gol lagi yang tercipta. Singa harus tertunduk lesu dan Nusantara FC pulang dengan senyuman, karena mampu membawa tiga poin penuh dari Stadion Maulana Yusuf.
Menanggapi hasil bentrok tersebut, Pelatih Perserang, Lukas Torona Tumbuan mengaku tidak mengerti ada apa dengan Fatjon Celani dkk. “Mereka seperti takut, seperti kehilangan sentuhan, seperti kehilangan kepercayaan diri. Tak tahu apa penyebabnya,” keluh Lukas.
Hal itu lanjutnya, menjadi evaluasi terutama terkait psikologi pemain. “Dan nama saya juga digaungkan untuk mundur oleh suporter pasca kekalahan ketiga, tapi saya tak masalah. Siap dievaluasi, hanya saja saya masih memiliki rasa penasaran dan saya ingin sampai finish di sini. Pertandingan masih ada sembilan laga lagi dan secara matematis, Perserang masih punya peluang lolos,” bebernya.
Sementara Pelatih Nusantara FC, Rasiman menyatakan puas dengan poin penuh yang didapat. Hanya saja, dirinya melihat pemain Lebih banyak nendang bola daripada main bolanya.
“Alasannya, karena kondisi lapangan di Stadion Maulana Yusuf yang kurang baik,” bebernya.***

