Cilegon,(Haluanbanten.co.id) Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak, Dinas Kesehatan Provinsi Banten menggelar kegiatan sosialisasi dengan fokus pada pencegahan stunting. Acara ini dilaksanakan pada 24 April 2025 di Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, dan diikuti oleh masyarakat setempat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya gizi seimbang sejak masa kehamilan. Menurutnya, tingkat kesehatan dan kecerdasan penduduk sangat ditentukan oleh kualitas kesehatan ibu dan anak sejak dini.
“Pola makan dan keadaan gizi merupakan faktor penting dalam mencegah stunting. Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kesehatan tubuh agar bayi yang dilahirkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelas Ati dalam paparannya.
Sementara itu Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten dari Partai Gerindra, H. Hasbi Sidik, ST., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang anak yang dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.
“Penanganan stunting di Banten telah menunjukkan capaian luar biasa. Angka kasus yang sebelumnya mencapai sekitar 79% berhasil ditekan hingga hanya 9%,” ujar Hasbi. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa upaya kolaboratif dapat mendorong perubahan signifikan dalam peningkatan kualitas kesehatan anak.
Lebih lanjut, Hasbi menegaskan bahwa kesehatan ibu berperan penting dalam pertumbuhan anak. “Jika ibu sehat dan berenergi, maka tumbuh kembang anak pun akan optimal. Kunci keberhasilan terletak pada pengetahuan gizi dan pola makan yang sehat. Perlu diingat, makanan bergizi tidak selalu mahal,” pungkasnya.(Adv)


