SERANG, (haluanbanten.co.id) — Muhamad Rahmat, atau yang akrab disapa Memet, bocah yang dikenal sebagai siswa Sekolah Pinggir Jalan, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memenangkan pertarungan dalam ajang Gebug Combat Vol. 2 yang digelar di Teras Kaibon, Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Minggu, 25 Januari 2025.

Di tengah keterbatasan akses pendidikan dan fasilitas latihan, Memet tampil penuh semangat dan determinasi. Keikutsertaannya dalam ajang tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak dari ruang marjinal pun memiliki potensi besar jika diberi kesempatan dan ruang yang adil untuk berkembang.

Pertarungan yang diikuti Memet berlangsung sengit dan disaksikan oleh ratusan penonton. Dengan teknik sederhana namun penuh keberanian, Memet mampu mengungguli lawannya hingga dinyatakan sebagai pemenang oleh panitia dan juri pertandingan.

Kemenangan ini tidak hanya menjadi capaian pribadi bagi Memet, tetapi juga simbol harapan bagi anak-anak jalanan dan komunitas Sekolah Pinggir Jalan, bahwa keterbatasan ekonomi dan sosial tidak seharusnya menjadi penghalang untuk berprestasi.

Penyelenggaraan Gebug Combat Vol. 2 sendiri menjadi wadah alternatif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, energi, dan kreativitas dalam ruang yang positif. Ajang ini sekaligus menunjukkan pentingnya menyediakan ruang-ruang ekspresi yang aman dan mendidik bagi anak-anak dan remaja, khususnya mereka yang tumbuh di lingkungan pinggiran.

Kisah Memet menjadi pengingat bahwa di balik kerasnya jalanan, tersimpan mimpi dan potensi besar yang menunggu untuk diperjuangkan dan diakui.(rndl)