Bogor, (haluanbanten.co.id) – BPJS Ketenagakerjaan menyosialisasikan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-4 Tahun Buku 2025 Koperasi Jasa Komunitas Pengusaha Agen Bank Indonesia yang digelar di Bogor, Rabu (11/2).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Transformasi Digital dan Sinergi Usaha Pendukung Agen Bank Menuju Ekosistem Bisnis Berkelanjutan” dan diikuti oleh para anggota koperasi yang merupakan pelaku usaha agen perbankan serta mitra pendukung sektor keuangan digital.
Dalam kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja mandiri dan pelaku usaha yang aktif dalam ekosistem ekonomi digital. Peserta dikenalkan pada berbagai program perlindungan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Mohamad Irvan, menegaskan bahwa transformasi digital yang pesat harus dibarengi dengan kesadaran perlindungan kerja.
“Pelaku usaha agen perbankan memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Risiko kerja tetap ada, sehingga perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebutuhan penting agar mereka dapat berusaha dengan rasa aman dan produktif,” ujar Irvan.
Ia menjelaskan bahwa melalui program JKK, peserta mendapatkan perlindungan biaya perawatan tanpa batas sesuai indikasi medis apabila mengalami kecelakaan kerja. Sementara JKM memberikan santunan kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia, dan JHT menjadi tabungan jangka panjang yang dapat dimanfaatkan saat memasuki masa tidak produktif.
“Kami ingin memastikan para pelaku usaha sektor informal dan komunitas koperasi tidak tertinggal dalam sistem jaminan sosial. Perlindungan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi investasi kesejahteraan bagi diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.
Anggota Koperasi Jasa Komunitas Pengusaha Agen Bank Indonesia menyambut positif sosialisasi tersebut. Ia menilai pemahaman mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan akan memperkuat keberlanjutan usaha anggota koperasi di tengah transformasi digital yang terus berkembang.
Rapat Anggota Tahunan ke-4 ini menjadi momentum penting bagi koperasi untuk mengevaluasi kinerja selama Tahun Buku 2025 sekaligus merumuskan strategi penguatan usaha berbasis digital dan kolaborasi antaranggota.
Melalui sinergi ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pelaku usaha agen perbankan yang terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mampu membangun ekosistem bisnis yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

