SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Badan Pengurus Oi Kabupaten Serang melaksanakan rangkaian kegiatan organisasi dan sosial kemasyarakatan yang memadukan penguatan kelembagaan, kepedulian lingkungan, aksi sosial, serta apresiasi seni dan budaya.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri atas Rapat Kerja Oi Kabupaten Serang, kegiatan tanam pohon, aksi bersih-bersih abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, serta pertunjukan musik akustik dengan membawakan lagu-lagu karya Iwan Fals, di SMA Negeri 1 Ciruas Kabupaten Serang Banten, (13-09-2026), ujar Ketua Oi Kabupaten Serang Syihabudin di sela-sela raker dan kepedulian lingkungan.

Kegiatan diawali dengan Rapat Kerja (Raker) Oi Kabupaten Serang sebagai forum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun langkah organisasi ke depan.

Raker menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan gagasan, serta merumuskan program-program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota, masyarakat, dan lingkungan.

Semangat kegiatan tersebut tercermin dalam tema: “Oi Mandiri Berkarya & Berakhlak.” Menurut Ketua Oi Kabupaten Serang Syiahbudin, tema ini menegaskan komitmen Oi Kabupaten Serang untuk terus membangun organisasi yang mandiri, produktif, berintegritas, dan mampu menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan SMA Negeri 1 Ciruas.

Penanaman pohon tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan simbol kepedulian terhadap masa depan. Setiap pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga alamu merupakan tanggung jawab bersama. Menanam pohon hari ini adalah menanam harapan untuk generasi yang akan datang.

Badan Pengurus Oi Kabupaten Serang juga melakukan kegiatan sosial berupa aksi bersih-bersih abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pasca erupsi pada tanggal 05 September 2026 kemarin.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Oi terhadap masyarakat dan lingkungan. Para anggota Oi turun langsung membantu membersihkan lingkungan di SMA Negeri 1 Ciruas dari dampak abu vulkanik serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan organisasi tidak hanya berkutat pada persoalan internal, tetapi juga harus mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan kepedulian dan gotong royong.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan musik akustik, dengan membawakan lagu-lagu karya Iwan Fals.
Musik menjadi bagian penting dalam kultur Oi. Selain sebagai sarana hiburan, musik digunakan sebagai media untuk menyampaikan kritik sosial, kegelisahan masyarakat, nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan semangat perubahan.
Melalui musik akustik, suasana kegiatan menjadi lebih hangat dan penuh kebersamaan. Para anggota dapat menikmati musik sekaligus kembali menghidupkan semangat berkarya yang menjadi bagian dari identitas Oi, Ujar Syiahbudin

Sementara itu di tempat yang sama
Dewan Pertimbangan Pusat Oi Nasional Sudrajat Senda mengatakan bahwa *Oi Hadir dengan Karya dan Kepedulian.*

Rangkaian kegiatan Badan Pengurus Oi Kabupaten Serang ini memperlihatkan bahwa organisasi dapat bergerak dalam berbagai bidang: membangun organisasi, berkarya, menjaga lingkungan, membantu masyarakat, dan merawat budaya musik.
Semangat tersebut diharapkan terus berkembang menjadi gerakan positif yang dilakukan secara konsisten.

Badan Pengurus Oi Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus bergerak bersama masyarakat dengan semangat kemandirian, kepedulian, kreativitas, dan akhlak.

“Mandiri dalam berkarya, berakhlak dalam bertindak, dan bermanfaat bagi masyarakat.” Badan Pengurus Oi Kabupaten Serang, harap Sudrajat Senda.(Jon)