SERANG, (Haluanbanten.co.id) – SMP Negeri 1 Carenang Kabupaten Serang terus berupaya meningkatkan fasilitas bagi para siswanya. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah penyediaan tempat parkir khusus siswa dan gratis

Kepala SMP Negeri 1 Carenang Suppadiyo Raharjo, S.Pd, menjelaskan, langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungan sekolah, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.

“Dengan adanya tempat parkir khusus, kami berharap dapat mengurangi kepadatan kendaraan di area sekolah dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi siswa,”jelas Suppadiyo. Rabu (16/09/26), di ruang kerjanya.

Ditambahknya, penyediaan tempat parkir siswa ini merupakan respons terhadap banyaknya siswa yang menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor dan sepeda listrik. “Semoga penyediaan tempat parkir siswa ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga SMP Negeri 1 Carenang, “ ujarnya.

Terakhir dirinya mengatakan dengan adanya tempat parkir khusus, semoga dapat mengurangi kepadatan kendaraan di area sekolah dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi siswa.

Penyediaan tempat parkir tersebut juga mendapat respon positif dari para siswa, orang tua dan komite sekolah. Bahkan hari Minggu (13/09/26) manajemen sekolah bersama komite sekolah mengadakan rapat sosialisasi program sekolah sekaligus mensosialisasikan para siswa yang membawa kendaraan bermotor dan sepeda listrik supaya parkir di dalam lingkungan sekolah untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan siswa, pada tahun sebelumnya para siswa pernah di luar sekolah dan ternyata kurang efektif dan susah kontrol dari pihak sekolah karena banyak siswa yang di duga bolos dan merokok, maka pihak sekolah bersama komite sekolah menyediakan tempat parkir dan di bantu satpam sekolah alhamdulillah parkir rapi dan siswa belajar dengan nyaman.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil pihak sekolah dan komite sekolah. Dengan adanya tempat parkir ini, kami tidak perlu khawatir lagi dengan keamanan kendaraan anak kami,” ujar Ahmad salah satu orang orang tua siswa.(Jon)