SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Sebanyak 58 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) Tahun 2026 yang digelar menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) di Kantor UPT BKN Serang, Rabu (23/09/2026).

Pelaksanaan SKD berbasis komputer tersebut menjadi bagian dari tahapan seleksi penerimaan peserta didik Poltekpin Tahun 2026 dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses perekrutan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, Pagar Butar Butar, hadir memantau pelaksanaan seleksi bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum Picesco Andika Tulus, Kepala UPT BKN Serang Hamid, serta tim Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum dan Kanwil Kemenkum Banten.

Pagar mengatakan penggunaan metode CAT menjadi salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi. Sistem tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti ujian dengan mekanisme yang terukur.

“Tes ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam perekrutan. Lakukan yang terbaik dalam mengikuti tes ini,” ujar Pagar kepada para peserta.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi integritas selama pelaksanaan ujian.

Dalam pelaksanaan SKD berbasis CAT, peserta mengerjakan soal menggunakan perangkat komputer yang telah disediakan. Sistem ini mendukung proses seleksi yang terukur dan membantu memastikan pelaksanaan ujian berlangsung sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Kehadiran jajaran Kanwil Kemenkum Banten dan UPT BKN Serang turut menjadi bagian dari pemantauan pelaksanaan seleksi. Koordinasi antara tim Kementerian Hukum dan BKN dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan tertib sesuai ketentuan.

Bagi 58 peserta yang mengikuti SKD, tahapan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensi sebagai bagian dari proses seleksi masuk Poltekpin.

Melalui pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel, proses penerimaan peserta didik Poltekpin Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung secara objektif serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta.