Kota Tangerang, (haluanbanten.co.id) – Kota Tangerang resmi ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) Banten II yang akan berlangsung pada 7 hingga 10 November 2026.
Ajang bergengsi tingkat provinsi ini menjadi momentum penting bagi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Tangerang untuk menggerakkan budaya hidup aktif, sehat dan gembira di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menerangkan, KORMI hadir sebagai penggerak olahraga masyarakat yang terbuka untuk seluruh kalangan.
Dalam sistem perhelatan olahraga masyarakat, terdapat jenjang agenda besar mulai dari tingkat nasional (FORNAS), tingkat provinsi (FORPROV), hingga tingkat kota (FORKOT).
“Festival Olahraga Masyarakat merupakan perhelatan yang menempatkan partisipasi masyarakat sebagai inti kegiatan, bukan semata-mata mengejar prestasi kompetitif. Olahraga diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup yang aktif, sehat, rekreatif, inklusif, dan membangun kebersamaan,” tegas Kaonang.
Ia menambahkan, keberhasilan festival tidak hanya dinilai dari siapa yang menjadi juara, melainkan dari tingkat partisipasi, antusiasme, interaksi sosial, serta dampaknya terhadap pembentukan budaya olahraga secara berkelanjutan.
“Kami menyiapkan lokasi strategis mulai dari Stadion Benteng Reborn, kawasan Puspem, GOR, hingga beberapa mal agar perhelatan ini mudah diakses dan dapat dinikmati seluruh masyarakat,” kata Kaonang.
Sementara itu, Ketua KORMI Kota Tangerang Sulfi Afriadi, menyampaikan kesiapan kontingen Kota Tangerang dalam menyambut perhelatan besar ini. Di bawah naungan KORMI Kota Tangerang, terdapat 45 Induk Olahraga (INORGA) yang terhimpun dan siap berpartisipasi aktif.
“Pada FORPROV Banten II ini, kami menerjunkan sebanyak 745 meliputi Pegiat, Pelatih, Asisten Pelatih olahraga. Setelah sukses meraih juara umum pada 2024 lalu, kami optimis dan memasang target tinggi,” terang Sulfi.
Secara filosofis, FORPROV mengusung tiga dimensi utama, yakni aspek sportif yang menjunjung kompetisi sehat, aspek rekreatif yang menghadirkan suasana menyenangkan, serta aspek partisipatif yang membuka ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat.
Ia menyebutkan, ajang ini akan menghadirkan berbagai rumpun olahraga masyarakat yang bervariasi, mencakup olahraga kebugaran, olahraga rekreasi, esports, hingga permainan tradisional seperti bakiak, egrang dan layang-layang.
“Target kami adalah meraih 171 medali emas, 90 perak, dan 70 perunggu. Dengan target yang ambisius ini, kami berharap adanya perhatian dan apresiasi nyata dari Pemerintah Kota Tangerang berupa skema bonus bagi para pegiat olahraga yang berhasil mencetak prestasi,” harapnya.
Perhelatan FORPROV Banten II diharapkan menjadi sarana sosial untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat yang sehat, aktif, sportif, dan guyub, sekaligus memperkuat jejaring komunitas di daerah. Lebih dari itu, momentum ini juga diproyeksikan untuk mengembangkan potensi olahraga masyarakat agar menjadi akar pembentukan prestasi di tingkat pelajar. (**)


