
Haluan Banten –
Globalisasi Dunia Pendidikan menurut Prof.Datuk Dr.Muhd
. Razali ,” menguntungkan bagi dunia pendidikan termasuk di Indonesia dan perlu dikejar.
Sebagai contoh Utem.Universiti Tehnikal Malaysia.
Lanjut Prof.Datuk ,selama ini sudah kerjasama perguruan tinggi dari Amerika,Jerman , Perncis ,Jepang , Cina ,Thailand hal ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kwalitas pendidikan terutama dosen pengajar serta mahasiswa.
Kehadiran Prof Datuk dikota Solo sebagai bentuk kerjasama dengan Universitas Batik Solo , Kamis 4,Oktober 2018 hadir sebagai pembicara di Simposium Internasional yang mengkat tema ” Levaraging Innovation and Humanity for Industri 4,0. ”
Selain Prof Datuk juga tampil Prof.Dr.M.Kuswandi dari UGM , Ketua Yayasan Ir.H.Solichul Hadi ,Rektor Uniba , Dr.Pramono Hadi serta Ketua Panitya Dr.Supawi Pawenang MM.
Rektor sependapat dengan Ketua Panitiya bahwa kegiatan simposium internasional yang dihadiri para Dosen dan Mahasiswa di Solo raya akan meningkatkan kwalitas dunia pendidikan dan kali ini Uniba mengajukan 25 dosen untuk publikasi diluar negeri .
Acara di selingi tukar cinedera mata,dari Uniba Solo dengan Utem , Malaysia Melaka. (Sri/bgn)


