
Rembang – Tonggeret atau Garengpung adalah sebutan serangga ini, mereka mengeluarkan suara nyaring dari pepohonan dan hal itu berlangsung cukup lama. Saat serangga ini mencapai tahap dewasa, mereka keluar dari bawah permukaan tanah untuk melakukan ritual musim kawin. Uir-uir begiltulah kira-kira suaranya, saat dewasa hewan ini baru keluar dari tanah di awal musim penghujan. Dan seusai kawin, betina meletakkan telur di tanah, setelah itu serangga ini mati.
Tonggeret kadang-kadang dikira Belalang atau bahkan Lalat besar, meskipun mereka tidak mempunyai pertalian keluarga yang dekat. Tonggeret lebih mempunyai hubungan dekat dengan Wereng dan Kutu loncat. Kenapa Tonggeret keluar, apakah itu pertanda sudah mau waktunya musim penghujan tiba, tidak taulah, itu rahasia alam dan kita kembalikan semuanya kepada sang pencipta.
Itulah salah satu hiburan musik alami dari hutan Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, untuk Satgas (Satuan Tugas) TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, yang sekarang sudah 6 hari berlangsung. Sore hari kemarin, (18/10). TMMD Reg-103 berlangsung di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, dengan mengerjakan pembangunan Jalan Makadam dll.
“Sudah biasa pak suara hewan itu, karena ya Desa kita ada di dekat hutan, memang suaranya ribut seperti itu”, terang Tukimin, salah satu warga.(0720)


