SERANG (Haluan Banten)- Saat mendapat berita ada musibah pesawat yang jatuh pada Senin (29/10) pagi, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah langsung berkoordinasi dengan staf untuk mencari informasi, adakah aparatur atau warga Kabupaten Serang yang ikut dalam penerbangan Lion Air JT 610. Pada hari kejadian, belum mendapatkan informasi

Namun pada hari kedua pasca kejadian, Selasa (30/10), Tatu mendapat informasi bahwa ada warga Kabupaten Serang asal Kecamatan Kramatwatu yang turut menjadi korban. Korban bernama Sah Sahabudin (42), meninggalkan istri bernama Risma Yanti dan tiga anak yakni, Angga (18), Bintang (12), dan Anisa (6). Ketiga anak tersebut masih menjalani pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas atau SMA

Karena Selasa masih tugas luar kota, Tatu baru bisa mengunjungi keluarga korban di perumahan Griya Cilegon, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada hari Rabu (31/10). Saat datang ke rumah korban, Ia langsung disambut tangis oleh istri Pak Sah Sahabudin dan ketiga anaknya. Bahkan melihat anak bungsu yang berusia 6 tahun, Ia tak kuasa menahan kesedihan, langsung menggendong dan tak terelakkan tangis haru mengisi ruangan tamu

Dalam kunjungan nya, Tatu berpesan agar semua anak Pak Sah Sahabudin untuk semangat bersekolah dan bisa membanggakan Sang Ayah. “Pemkab Serang siap memfasilitasi dengan memanfaatkan bantuan beasiswa yang sudah menjadi program Pemkab Serang. Apa pun yang bisa dibantu, silakan disampaikan. “tutur Tatu

Tak luput juga Bupati mengajak semua warga Kabupaten Serang mendoakan korban agar bisa segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan, terutama putra kedua yang tak henti menangis saat Tatu berkunjung kerumahnya.”Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Serang,saya turut berbelasungkawa. Kita doakan yang terbaik untuk korban. Aamiin.”tutup Tatu.(Trg)