
REMBANG – Upacara Bendera adalah tindakan dan gerakan yang dirangkaikan dan ditata dengan tertib dan disiplin. Pada hakekatnya upacara bendera adalah pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa yang merupakan salah satu pancaran peradaban bangsa, hal ini merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain.
Menjadikan sekolah memiliki situasi yang dinamis dalam segala aspek kehidupan bagi para siswa, guru, pembina dan kepala sekolah. Sehingga sekolah memiliki daya kemampuan dan ketangguhan terhadap gangguan-gangguan negatif baik dari dalam maupun luar sekolah, yang akan dapat mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap wilayah TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, kini salah satu anggota Satgas TMMD (Sertu Sutahan) pada Senin 5 November 2018 memberikan pelatihan TUS (Tata Upacar Sipil) yaitu upacara pengibaran bendera kepada siswa dan siswi SMP N 1 Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
“Melatih TUS kepada Siswa siswi SMPN 1 Kecamatan Bulu adalah bagian dari saran Non fisik TMMD, selain itu juga untuk memberikan masukan kepada peserta didik tentang tata upacara yang baik dan benar”, ujar Sertu Sutahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI yang peduli dengan kami.Kegiatan ini juga sangat membantu kami dalam disiplin dan tentang kegiatan tata upacara bendera yang benar. Mudah-mudahan ilmu yang diberikan kepada kami bisa berguna bagi kami, terutama bagi sekolah. Dikarenakan dalam setiap tahunnya pasti ada lomba PBB dan Tata Upacara”. Tutur Deni siswa kelas VIII SMP N 1 Bulu Kabupaten Rembang.
Dalam pelatihan tata upacara bendera ini juga sudah mendapat restu dari Dansatgas TMMD Reguler ke 103.terlihat mendapatkan respon yang baik dari para siswa dan dewan guru di sekolah tersebut.(0720)
REMBANG – Sudah menjadi kebiasaan para Satgas TMMD tidak mengenal hari libur, TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang kali ini berlangsung di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Meski hari libur, para personel Satgas TMMD berbaur dengan warga desa setempat untuk terus bekerja di sejumlah sasaran fisik yang telah ditentukan oleh Satgas TMMD Reguler Ke-103 ini, seperti pengecoran jalan, makadam jalan, pembangunan Poskamling dan perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
”Ya memang, dalam rangka mengejar target penyelesaian proyek sasaran fisik, kami personel Satgas TMMD tidak pernah mengenal hari libur. Saat ini konsentrasinya pada pengecoran jalan dan tebing yang memang memakan waktu dan tenaga. Dengan tidak pernah mengenal hari libur seperti ini, diharapkan semua sasaran fisik yang sudah dijadwalkan dan di targetkan bisa rampung,” tutur Lettu Inf Supriyanto Dan SSK Satgas TMMD ke-103, yang terlibat aktif dalam semua pembangunan sasaran fisik di program TMMD ini.
Seperti diketahui, Program TMMD Ke-103 Kodim 0720/Rembang menyasar Desa Pasedan Kec. Bulu, Kab. Rembang. Untuk itu, mengingat banyaknya sasaran Fisik maupun non fisik dalam TMMD kali ini, dan sudah masuknya musim penghujan maka Personil TNI yang terlibat dalam satgas TMMD serta dibantu masyarakat terus bekerja keras dan tak mengenal libur, demi tercapainya target waktu dan sasaran yang sudah ditentukan. (0720)

