
Rangkasbitung, (Haluan Banten) – Tahanan Negara Klas IIB Rangkasbitung kembali mendapat dukungan dari Pihak Luar yakni dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Latansa Mashiro Rangkasbitung. kerjasama tersebut dinyatakan dalam pelaksanaan Seminar bertajuk Pengabdian Masyarakat “Pemberdayaan sektor bisnis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan” yang berlangsung di Ruang Aula, Sabtu (15/12).
Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua STIE Latansa Mashiro, beserta para staf dosen pengajar dan juga guru besar dan dekan dari Universitas YAI Jakarta sekaligus menjadi pemateri seminar abdimas tersebut yaitu Assocc. Prof. DR. Hariries Madiistriyatno, M.Si
Dalam sambutannya Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra Harahap menyampaikan apresiasinya atas kesempatan dan kedatangan dari para akademisi untuk berbagi ilmu kepada WBP disini,“merupakan penghargaan dan kesempatan yang luar biasa bagi kami bisa mendapat dukungan dan kehadiran bapak ibu dari STIE Latansa mashiro dan terutama Bapak Harries, yang secara sukarela meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu, memberikan pencerahan dibidang komunikasi, Lobby, Negosiasi dalam hal bisnis” Kata Aliandra.
Karutan menambahkan bahwa didalam Rutan Rangkasbitung para WBP telah diberikan beragam pembinan seperti pembinaan keagamaan, olahraga dan kesenian. Ia mengharapkan WBP juga mendapatkan ilmu dari pakar dan akademisi seperti saat ini,“kami harap dapat menyimak dengam baik guna mendapatkan ilmu dalam seminar kali ini, semoga bisa kita laksanakan berulang nantinya, semata-mata untuk bekal kehidupan yang lebih baik bagi WBP” Harap Aliandra.
Senada dengan Karutan, Prof. DR. Harries juga menyampaikan apresiasinya karena telah diberikan kesempatan untuk berkunjung ke Rutan Rangkasbitung yang merupakan rumah dan tempat pembinaan bagi para santri binaan,“kami melihat ada atmosfir dan lingkungan yang baik, suasana yang nyaman dan tata perilaku yang baik, sejak saya datang sampai menyampaikan materi ini. Kita akan sama-sama belajar ilmu komunikasi, negosiasi, manajeman dan kewirausahan dalam bisnis, semoga apa yang diberikan ini bisa dicermati dan dipahmi untuk diimplementasikan nantinya dikehidupan sehari-hari” Ujar Prof. DR. Harries dekan Universitas YAI Jakarta. (Humas/Nasri)


