
TANGSEL (Haluan Banten) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Muhamad menerima tim juri dalam rangka lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Banten 2019.
“Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat sehat hingga kita dapat berkumpul dan bersilaturahmi di penilaian lomba 10 program pokok PKK tingkat Provinsi Banten,”ungkapnya.
Muhamad,mengucapkan,terima kasih atas kedatangan ketua TP PKK Provinsi Banten, beserta rombongan dalam rangka penilaian lomba 10 program pokok TP PKK.
“Kami sudah menyiapkan lokasinya adapun lokasi yang akan dinilai yakni untuk Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren,penilaiannya administrasi dan dasawisma, penilaian PAAR yang diikuti Pokja 1, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, penilaian UP2K dan hasilnya diikuti Pokja II, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, penilaian Hatinya PKK yang diikuti Pokja III, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, serta Tes IVA yang diikuti Pokja IV, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang dan Puskesmas Pamulang,”ungkapnya.
Lomba ini diharapakan menjadi semangat dan barometer bagi TP PKK Kota Tangsel dalam melaksanakan lomba 10 program TP PKK, “Semoga dengan lomba ini dapat menambah keberhasilan PKK Kota Tangsel ke tingkat yang lebih tinggi, “ujarnya.
Semoga kehadiran tim juri beserta rombongan dapat memberikan penilaian yang obyektif sesuai dengan kenyataan dilapangan, sehingga dapat memberikan nilai layak untuk TP PKK kota Tangsel.
“Harapan kami kepada tim juri semoga kami, khususnya TP PKK Kota Tangsel, mendapat nilai yang baik, dan menjadi juara di lomba 10 program pokok PKK,”ucapnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel, Khairati, menjelaskan, lomba yang diikuti yakni dasawisma, yang datanya diambil oleh kader PKK berupa updating penduduk, baik bayi yang baru lahir, warga yang meninggal dunia, bahkan yang pindah datang.
“Tapi sayangnya, belum semua RT/RW mempunyai kader dasawisma, dan untuk format dasawisma yang harus dipenuhi banyak lembarannya, sehingga belum semua memilikinya,” singkatnya. (Humas-Kominfo/Ydn)


