TANGSEL (Haluan Banten) – Sedikitnya ada 90 peserta dari masing-masing SMA dan SMK di Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengirimkan 12 siswa dalam kegiatan Pendidikan Budaya Politik dan Etika bagi Pemilih Pemula di Balai Ratu Permai, Pondok Aren, Tangsel, Kamis 24 Januari 2019.

Dalam pendidikan politik yang dibuka oleh Asisten Daerah 1 Kota Tangsel, Rahmat Salam, turut hadir Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Setyo Adhi Wicaksono yang memaparkan peran kejaksaan dalam penyelenggaraan pemilihan umum. 

“Sebagai jaksa, peranan aktif kami mempersiapkan jaksa khusus untuk menangani dan menyelesaikan perkara pemilu. Antisipasi terhadap potensi kerawanan seperti money politik, penyimpangan pelaksanaan pemilu, penegakan hukum yang dapat memicu kegaduhan serta sengketa pemilu dan perselisihan hasil pemilu,” paparnya. 

Selain itu, untuk menghindari golput, pihaknya juga mengadakan posko pemilu untuk menampung aduan pelaksanaan pemilu, berkoordinasi aktif dengan penyidik Polri dan pihak KPU-Bawaslu menegakan hukum dan menyelesaikan perkara pemilu secara cepat, tepat, proporsional dan profesional sesuai dengan hukum yang berlaku. 

“Saya berpesan, adik-adik disini jangan sampai golput dan harus berperan aktif di negara kita untuk menentukan nasib kita semua,” pesannya. 

Sementara itu, Achmad Mudjahid Zein sebagai anggota KPU Tangsel mengatakan keikutsertaan pemilu sangatlah penting dan sebagai kaum terpelajar kita harus bertekad menyalurkan hak pilih. 

“Ada 5 surat suara yang ada pada 17 April mendatang. Oleh sebab itu kita harus tau siapa yang kita pilih, bagaimana latar belakangnya. Oleh sebab itu, KPU mengikuti tren millenial dengan mengakses info tahapan pemilu dalam satu genggaman, dengan cara mendownload aplikasi. Sehingga kita bisa tau rekam jejak dari calon-calon tersebut,” jelasnya.

Sementara, Asisten Daerah Pemkot Tangsel Rachmat Salam mengatakan bahwa kegiatan ini adalah untuk adik-adik sebagai pemilih pemula.

“Mereka sebagai pemilih pemula agar menjaga tetap tenang dan jadi suatu pembelajaran sebagai pemilih pemula,” jelasnya.

Lanjutnya, ia berharap agar semua pemilih pemula tidak menyianyiakan kesempatannya untuk memilih dan terlibat pada pemilu April mendatang.

“Karena dia hanya ada kesempatan lima tahun sekali. Ini adalah satu kesempatan yang baik buat mereka dan sampaikan kepada teman-temannya yang lain agar mau memilih,” terangnya. (Humas-Kominfo/Yudhi)