
CILEGON (Haluan Banten) – Golok Day Festival 2019 menjadi rangkaian acara besar dalam rangka hari jadi Kota Cilegon ke- 20. Golok day festival 2019 disebut – sebut sebagai even internasional karena tidak hanya di ikuti dari Indonesia saja, tetapi juga ada sejumlah Negara lain yang ikut serta dalam even ini.
Golok day tahun ini juga menggelar seminar budaya internasional mengusung tema “Golok Multidimensional Sebagai Warisan Budaya”, yang menghadirkan narasumber dari nasional dan internasional dengan pembahasan sejarah dan kultur budaya. Seminar diikuti puluhan peserta dari kalangan pelajar dan penggiat seni budaya Cilegon, yang di gelar di Aula Setda Pemkot Cilegon, Sabtu (4 /5).
Narasumber yang dihadirkan dalam Seminar Budaya Internasional tersebut diantaranya:
Dr. KH. Najamuddin Ramly, M.Si (Direktur Warisan dan Diplomasi Kebudayaan Kementrian Pendidikan),
Prof. KH. Rd. Muhammad Fajar Laksana, SE,CQE,.MM (Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Alfath, Pemangku Waruku Sukabumi Pajajaran, Ketua Museum Prabu Siliwangi),
Jasni Salam (Budayawan Singapura), Mohd. Herin Bin Manser dari Malaysia (Penyerah di Akademi Seni Tradisional Melayu),
Abah Yadi Ahyadi (Peneliti Bantenologi – Tokoh Pemuda Pesisir Banten,
Edwel Raduak Rajo Kampo (Direktur Warisan dan Diplomasi Kebudayaan Kementrian Pendidikan),
Abah Jamhari Sakti (Tokoh Pendekar Cilegon Banten).(Mar)

