
Depok, (Haluan Banten) – Teknologi digital telah mengubah struktur perekonomian dunia. Seiring dengan
adanya Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memajukan UMKM
Indonesia agar bisa bersaing dan mampu berinovasi dengan teknologi.
Sesuai amanat yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Banten, Kedepannya Bank Banten
sebagai satu-satunya Bank Pembangunan Daerah milik Pemerintah Provinsi Banten akan
terus berkontribusi memajukan masyarakat kecil melalui berbagai layanan jasa keuangan.
Untuk itu dalam menghadapi era digital, Bank Banten akan berkolaborasi dengan berbagai
Institusi keuangan berbasis teknologi (Financial Technology/Fintech) agar dapat
memaksimalkan pemberdayaan UMKM, khususnya para pelaku UMKM yang belum tersentuh
oleh perbankan.
Pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pemanfaatan Teknologi Digital untuk
Memaksimalkan Pemberdayaan UMKM yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Indonesia, Kepala Divisi UMKM & PPK Bank Banten Irfan Ardinal
mengatakan bahwa saat ini terdapat beberapa kendala yang dialami oleh para pelaku UMKM,
Depok (17/12).
“Ada empat kendala para UMKM untuk mengembangkan bisnisnya, yaitu Perijinan,
Packaging, Permodalan, dan Pemasaran. Hal-hal inilah yang menjadi konsentrasi kami
sebagai Bank Pembangunan Daerah untuk membantu para pelaku UMKM di wilayah Banten.
Karena usaha UMKM memiliki potensi bisnis besar yang dapat menyokong pertumbuhan
ekonomi daerah Banten. Kolaborasi dengan Fintech, Bank Banten diharapkan dapat menjadi
solusi bagi para pelaku UMKM, terutama Permodalan.” Jelas Kepala Divisi UMKM & PPK Bank
Banten Irfan Ardinal.
Dengan menjadi partisipan dalam ekosistem digital, Bank Banten dapat lebih mengeksplorasi
pasar UMKM melalui skema inovasi kolaboratif dengan perusahaan-perusahaan berbasis
teknologi baik digital lending, credit engine, aggregator serta digital payment. Selain itu
diharapkan pula skema ini menjadi kurva pembelajaran bagi organisasi Bank Banten dalam
menyikapi perubahan preferensi pasar yang tidak dapat dihindari serta disrupsi di sektor jasa
keuangan, khususnya dalam memanfaatkan Big Data Analysis dan credit rating berbasis
analisis yang lebih holistik dan komprehensif terhadap para pelaku UMKM yang belum
mendapatkan pembiayaan oleh perbankan menggunakan algoritma. Sehingga nantinya dapat
membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan akses permodalan dalam rangka
pengembangan usahanya.
Sinergi dengan PD BPR Sleman
Masih dalam upaya pemberdayaan sektor UMKM, Bank Banten bersinergi dengan PD BPR
Sleman (18/12) dalam rangka memperluas dan memperkuat potensi Bisnis Bank Banten di
luar wilayah Banten. Melalui kemitraan strategis ini diharapkan akan mampu meningkatkan
kontribusi kinerja bisnis segmen UMKM dan memberikan nilai tambah bagi segenap
pemangku kepentingan khususnya masyarakat Banten.
Dengan upaya-upaya kolaboratif ini, tren perbaikan kinerja sebagaimana yang telah
ditunjukan oleh Bank Banten sejak pendiriannya akan mampu dipertahankan dan
memperkuat posisi Bank Banten sebagai satu-satunya Bank Pembangunan Daerah
Kebanggaan Masyarakat Banten.(Corsec/Mar)


