SERANG, (Haluan Banten) – Situasi pandemi covid–19 berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat dan merupakan ancaman nyata yang merugikan masyarakat indonesia, maka diperlukan upaya bersama untuk membangun ketangguhan masyarakat untuk mecegah penyebaran covid-19.
“Polri telah membentuk program Kampung Tangguh Nusantara di Polda Banten melalui Direktorat Bidang Masyarakat (Dit Binmas) telah menjalankan program Kampung Tangguh Nusantara dengan tujuan untuk melakukan aksi nyata di desa atau kelurahan yang ditunjuk supaya masyarakat dapat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi covid-19 dengan cara meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat,” Kata Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi saat melakukan talkshow di Sultan Tv, Kamis (2/7/2020).
Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, melakukan talkshow bersama Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi dan menyampaikan Program Kampung Tangguh Nusantara ini untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat kebersamaan untuk lebih waspada dalam menghadapi penyebaran covid-19.
“Disaat situasi saat ini membangun solidaritas antar sesama warga sangatlah penting dan peran serta aktif elemen masyarakat baik personal atau kelompok sangatlah dibutuhkan,” ujar Riki Yanuarfi.

Riki Yanuarfi mengatakan Kampung Tangguh Nusantara ini dapat menciptakan situasi kamtibmas menjadi kondusif dan masyarakat akan semakin produktif, dengan menggerakan kembali gotong rotong, memanfaatkan lahan kosong yang tidak terpakai menjadi lahan produktif untuk membantu perekonomian masyarakat di saat pandemi virus covid-19.
“Kamtibmas Kondusif dan masyarakat semakin produktif di canakangkan dan diciptakan Kampung Tangguh Nusantara ini di Provinsi Banten ini telah hampir telah 85 Kampung Tangguh Nusantara dibentuk, kampung ini untuk Tangguh kesehatan, tangguh ekonomi, tangguh informasi dan edukasi, ” Kata Riki Yanuarfi.
Riki Yanuarfi menjelaskan partisipasi masyarakat sangat diperlukan di program kampung tangguh ini, seperti halnya ada masyarakat yang memiliki rezeki lebih membantu masyarakat lainnya yang sedang kekurangan.
“Di dalam Kampung Tangguh Nusantara ini ada seperti lumbung warga, jadi saat warga ada kelebihan bisa menyimpan sembako seperti beras minyak dan lain-lain di lumbung ini, ketika ada masyarakat yang sedang terdampak covid-19 kesusahan bisa mengambil hasil pangan tersebut,” Imbuh Riki Yanuarfi.
Terakhir Riki Yanuarfi berharap sesuai moto tema Hari Bhayangkara ke -74 kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif, masyarakat diharapkan bisa bekerjasama dengan Kepolisian untuk menciptakan suasana aman dan suasana kondusif dimasyarakat. (Berto)


