SERANG, (Haluan Banten) – Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.Ap bersama Waka Polda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M., M.H meninjau Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya di Kp. Pelawad Kidul Desa Pelawad Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang.
Dalam peninjauan Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya tersebut, turut hadir Kasiter Korem 064 MY Kolonel A. Jamali, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, Dandim 0602 Serang Kolonel Inf. Soerhardono, Kapolres Serang AKBP Mariyono, S.I.K., M.Si, Wakil Bupati Serang H. Panji Tirtayasa, Kapolsek Ciruas Kompol Sukirno, Danramil Ciruas Kapten Inf. Juhri Haerudin, Camat Ciruas Eri Suhaeri, Kepala Desa Pelawad Ciruas Rifai dan beserta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Ds. Pelawad Kidul Kec. Ciruas.
Dalam Sambutannya, Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, S.Sos., M.Ap memberikan apresiasi kepada Polda Banten atas pelaksanaan Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya di Provinsin Banten.
“Saya mewakili jajaran Pemerintah Provinsi Banten yang pertama memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya yang akan di laksanakan di seluruh wilayah Provinsi Banten,” ujarnya. Kamis, (13/08/2020).
“Dan saya melihat bahwa Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya ini jelas memberikan bukti, komitmen Polri terkhususnya Polda Banten untuk dapat memberikan kontribusi penguatan terhadap desa-desa yang ada di seluruh wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.
Andika Hazrumy juga mengajak Polda Banten bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam menciptakan kampung-kampung tangguh yang ada di Provinsi Banten.
“Kami juga ada program yang memang dapat di kordinasikan dan di sinegikan dengan program Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya ini. Jadi di kami ada programnya, baik itu di Dinas Perkim, Dinas PU, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kesbangpol, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan. Seperti tadi bantuan bibit ikan lele dan ikan nila termasuk dengan bibit-bibit tanaman yang akan dikembangkan di setiap Desa pada Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya ini, dan saya juga sudah meminta jajaran Pemerintah Provinsi Banten segera merealisasikan kontribusi program agar realisasi satu Desa satu Kecamatan seluruh Provinsi Banten bisa di realisasikan Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya,” jelasnya.
Andika Hazrumy berharap agar program Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya tersebut tidak hanya sebagai seremonial saja.
“Saya berharap tidak hanya jadi seremonial saja tetapi harus menjadi kebiasaan dari Desa-Desa yang ada di provinsi Banten apalagi sekarang kita sedang mengalami kondisi pandemi Covid-19. Dan saya berharap dengan adanya Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Provinsi Banten,” harapnya.

Di tempat yang sama, Wakapolda Banten dalam sambutannya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah menimbulkan permasalahan yang berdampak pada aspek ekonomi, sosial budaya, politik dan harkamtibmas.
“Menyikapi hal tersebut, Polda Banten dan jajaran telah melakukan upaya-upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten,” kata Wirdhan.
Wirdhan juga menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan oleh Polri adalah membentuk Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya.
“Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya ini dibentuk tujuannya yaitu untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, selain itu juga untuk membentuk kemandirian masyarakat, terutama mandiri dalam hal ketahanan pangan guna meningkatkan perekonomian,” terang Wirdhan.
Wirdhan menilai, kampung Pelawad ini benar-benar tangguh, sehingga menjadi basis warga untuk menjaga diri dari wabah Covid-19.
“Kampung Tangguh yang sudah terbentuk ini sudah benar-benar tangguh. Bukan sekedar ada penjagaan, pemeriksaan suhu tubuh, Perpustakaan, sarana olahraga, dapur umum, posko kesehatan maupun lumbung pangan saja, tapi masyarakat dan Forkopimda sudah kompak. Masyarakatnya semuanya berperan aktif, dimana saya lihat ada masyarakat yang pengrajin anyaman, budidaya ikan lele, budidaya ketela, budidaya apotik hidup hingga buah-buahan, semuanya saya lihat sudah bagus,” tambah Wirdhan.
Wirdhan pun melihat kesiapan pangan yang ada di desa tersebut dan berharap apa yang sudah dipersiapakan dapat berjalan dengan baik, terlebih seluruh masyarakat ikut serta dalam program Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya.
“Saya melihat Desa Pelawad yang berada di Kabupaten Serang ini sudah melaksanakan mekanisme terkait Kampung Tangguh dan prosedur penanganan pandemi Covid-19,” tutur Wirdhan.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa Kampung Tangguh Nusantara merupakan sebuah pilot projects di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
“Kampung Tangguh Nusantara ini merupakan sebuah pilot projects, dan kita bersama-sama dari Polri, TNI dan Pemerintah dapat bersinergi dalam memberikan pembinaan yang ada kaitannya dengan bagaimana cara kita beradaptasi dengan Covid-19, untuk tetap menjalankan kehidupan kita ke depan di Masa adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini” jelas Riki Yanuarfi.
“Dan di wilayah hukum Polda Banten, untuk pilot projects Kampung Tangguh Nusantara ada 99 Kampung Tangguh percontohan yang tersebar di Kabupaten dan Kota di wilayah hukum Polda Banten, dan akan bertambah lagi, karena kita akan bentuk Kampung Tangguh di setiap Kecamatan ada satu Kampung Tangguhnya” lanjut Riki Yanuarfi. (Berto Purba)

