SERANG, (haluanbanten.co.id) – Dalam Pencegahan dan penanggulangan Covid-19, seluruh fasilitas kesehatan selalu berpedoman pada surat Keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Begitu juga halnya yang dilakukan oleh Puskesmas Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Kepala Puskesmas (Kapus) Kragilan, Dr. Elizabet mengatakan, didalam menangani wabah Covid-19 pihaknya selalu berpedoman pada surat Keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai acuannya.
“Jadi didalam penanganan Covid-19 kami petugas kesehatan diarahkan lebih kepada penanggulangan medisnya, sedangkan dalam hal pencegahan ini harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Jum’at (13/11/2020).
Lebih lanjut Ia mengatakan, didalam menangani wabah Covid-19 pihaknya selalu berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dan unsur pemerintah, mulai dari RT, RW, Desa, Kecamatan serta dengan pihak Polsek dan Koramil setempat guna untuk melakukan pencegahan dan penanggulangannya.
“Jadi didalam penanganan Covid-19 ini yaitu dalam hal pencegahan dan penanggulangannya kami terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan seluruh unsur yang terkait mulai dari RT, RW, Desa, Kecamatan, Polsek dan Koramil bagaimana cara mengedukasi masyarakat termasuk cara penanganan cepat bila ditemukan ada kasus Covid-19 ini, sebagai contoh bila kami menemukan yang terindikasi suspect tentu yang kami lakukan adalah mengambil sampel kemudian berkoordinasi dengan tim yang ada di desa selanjutnya sampel kami kirimkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Serang untuk diteruskan ke laboratorium di Dinas Kesehatan Provinsi Banten,” jelas Elyzabet.
Elyzabet menambahkan, Covid-19 ini sampai sekarang belum ditemukan obatnya dan vaksinnya juga masih terus diteliti dan diuji coba, yang dapat kita lakukan sekarang adalah upaya pencegahanya. Caranya masyarakat harus disiplin, harus mengubah perilaku yaitu dengan menerapkan 3M, selalu memakai masker kemanapun bepergian, selalu mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan selalu menjaga jarak.
“Kita tau itu yang dapat kita lakukan sekarang ini, virus ini vaksinnya belum ada, obatnya pun belum ada. Obat itu, klo sudah kena hanya untuk memperbaiki kondisinya saja, tapi untuk covid nya belum bisa diobati,” imbuhnya.
“Dan penting juga adalah kita selalu meningkatkan imunitas daya tahan tubuh kita yaitu, dengan cara kita selalu berpikir positif, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang tentunya,” tandas Elyzabet. (Mardianto)

