SERANG, (haluanbanten.co.id) – Dalam Pencegahan dan penanggulangan Covid-19, seluruh lapisan masyarakat hendaknya selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah. Begitu juga halnya yang dilakukan oleh Puskesmas Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.
“Dalam hal penerapan protokol kesehatan bukan lagi sebagai himbauan melainkan sudah menjadi keharusan atau Kewajiban bagi semua lapisan masyarakat untuk agar selalu disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan ini,” kata Kepala Puskesmas (Kapus) Kibin, drg. Wilsa Chitrayuni saat ditemui di kantornya, Selasa (17/11/2020).
“Dari awal munculnya virus Covid-19 ini kita sudah menerapkan protokol kesehatan. Kita selalu menerapkan apel pagi sebelum mulai bekerja, tujuan kita selalu mengingatkan khususnya kepada karyawan agar selalu melayani pasien dengan sebaik mungkin. Dari mulai hal- hal yang terkecil sudah kita atur, termasuk pintu masuk ke Puskesmas Kibin dipisahkan antara karyawan dan pasien dan selalu diawasi juga,” katanya.
Kepala Puskesmas menambahkan, dalam kampanye penerapan protokol kesehatan pihaknya tidaklah sendiri, melainkan selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang terkait.
” Dalam penerapan pencegahan dan penyebaran Covid-19 di wilayah Kibin khususnya, kami selalu berkoordinasi dengan unsur Muspika, yaitu dengan Camat, Danramil dan Kapolsek termasuk juga dengan Babinkamtibmas, Babinsa dan semua Satgas yang ada di masing-masing Desa,” jelas Wilsa.

Termasuk juga dengan penyuluhan terang Wilsa, selama masa pandemi Covid-19 ini pihaknya selalu rutin melaksanakannya sampai ketingkat desa melalui Pembina Desa yang ada di 9 Desa di Kecamatan Kibin.
“Terkait penyuluhan, kita rutin lakukan di 9 desa melalui Pembina desa yang sudah ditunjuk. Juga kita telah membagikan sebanyak 2000 masker kemasing – masing Desa tersebut beberapa waktu yang lalu,” imbuhnya.
Wilsa juga mengharapkan agar selalu lapisan masyarakat dapat selalu mematuhi protokol Covid-19 dengan menerapkan 4M yaitu dengan selalu Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.
“Kita tau itu yang dapat kita lakukan sekarang ini, virus ini vaksinnya belum ada, obatnya pun belum ada. Obat itu, klo sudah kena hanya untuk memperbaiki kondisinya saja, tapi untuk covid nya belum bisa diobati,” imbuhnya.
“Dan penting juga adalah kita selalu meningkatkan imunitas daya tahan tubuh kita yaitu, dengan cara kita selalu berpikir positif, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang tentunya,” pungkas Wilsa. (Mardianto)

