SERANG,(haluanbanten.co.id) – Wali Kota Serang Syafrudin memiliki lima langkah untuk mempertahankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) supaya tetap bertahan nilainya dimasa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Serang saat menghadiri acara rapat paripurna tentang Pandangan umum fraksi atas Raperda usul Walikota dan tanggapan/jawaban Walikota terhadap pandangan fraksi DPRD Kota Serang digedung rapat paripurna DPRD Kota Serang. Selasa,(24/11)

Diakui dia, memang sulit dimasa pandemi Covid-19 ini untuk mempertahankan PAD agar tidak turun, akan tetapi pihaknya berupaya untuk tidak menurun atau minimal tetap nilainya.

Lima langkah itu diantaranya intentifikasi terhadap sumber pendapatan sesuai dengan kewemangan atau potensi, pemanfaatkan kekayaan daerah, peningkatan pengawasan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pemutahiran data serta pemetaan potensi pendapatan daerah.

“Jadi lima langkah ini mungkin yang akan diupayakan. Kalau yang lainnya APBD kita ditahun 2021 ini saya kira tidak banyak berubah, akan tetapi ada penurunan. Baik dari bantuan pusat dan PAD,” jelas Wali Kota Serang kepada awak media.

Kemudian, lanjut dia, lima langkah ini BPKAD Kota Serang yang akan menjalankan. Sedangkan untuk target PAD Rp 250 miliar pada tahun ini. “Tapi PAD yang sudah masuk pada tahun ini Rp 190 miliar. Jadi ada penurunan yang mudah-mudahan tahun 2021 ini kembali normal,” katanya.             (Siti Farida)