JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali lakukan Sosialisasi dan Evaluasi melalui video conference bersama dengan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (KASI KESRA) di Wilayah Kecamatan Gambir.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka persiapan menyambut tahun 2021, agar pada tahun 2021 nanti seluruh masyarakat pekerja baik dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) maupun dari sektor Penerima Upah (PU) dapat terlindungi program BPJAMSOSTEK.
Pada kesempatan kali ini selain dengan Kecamatan Gambir evaluasi juga dilakukan bersama dengan Perwakilan dari Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dan Dasawisma Wilayah Kecamatan Gambir.
Saat ditemui, Fauzi selaku Camat di Wilayah Kecamatan Gambir memberikan apresiasi kepada BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Gambir terkait kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi terkait dilakukannya kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi program dari BPJAMSOSTEK, dimana dengan melakukan kegiatan ini memberikan informasi kepada masyarakat khususnya para peserta BPJAMSOSTEK,” ujarnya. Kamis (17/12/2020).
Fauzi menjelaskan bahwa terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan belum tercapainya universal coverage di wilayah Kecamatan Gambir.
“Dan menurut kami terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan belum tercapainya universal coverage, diantaranya karena belum adanya kordinator atau penanggungjawab yang jelas di masing-masing wilayah, dan kesulitan dalam melakukan pembayaran iuran karena kode iuran yang berbeda setiap bulannya,” jelas Fauzi.
Menanggapi hal tersebut, Chairul Arianto selaku Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir menjelaskan bahwa Nantinya BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir akan menetapkan nama-nama penanggungjawab kader.
“Berdasarkan dari permasalahan dilapangan, kita dari BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Gambir bersama KASI KESRA Kelurahan akan menetapkan nama-nama penanggungjawab kader, seperti kader Jumantik dan kader Dasawisma. Kita tetapkan di masing-masing Kelurahan untuk memudahkan dalam pemberian informasi BPJAMSOSTEK sehingga terkordinir dengan baik,” ujarnya.
Chairul Arianto berharap dengan dilakukannya kegiatan sosialisasi dan evaluasi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada para peserta program BPJAMSOSTEK.
“Saya berharap dengan dilakukannya sosialisasi dan evaluasi rutin setiap bulannya para peserta BPJAMSOSTEK dari Jumantik dan Dasawisma semakin memahami akan pentingnya terlindungi program-program BPJAMSOSTEK sekurang-kurangnya program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dan ketika para kader Jumantik dan Dasawisma telah memahami sepenuhnya terkait program dan manfaat program BPJAMSOSTEK dapat menjadi Brand Ambassador kepada warga di Wilayah Kecamatan Gambir untuk sektor BPU,” harapnya.
Dalam setiap kegiatan sosalisasi, BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir juga selalu menginformasikan bahwa selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di wilayah DKI Jakarta masyarakat tetap dapat melakukan klaim JHT melalui www.lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id ataupun bisa menghubungi Call Center 175 untuk mendapatkan Informasi lebih lanjut terkait pelayanan BPJAMSOSTEK dan terkait Protokol Lapak Asik Online. Layanan Lapak Asik merupakan program untuk mendukung kebijakan pemerintah guna melakukan PSBB Transisi sebagai salah satu protokol kesehatan di masa pandemi ini. (BP)


