NABIRE, (Haluanbanten.co.id) – Kepala Bengkel teknik audio video (TAV) SMKN 2 Nabire Anastasia Vitria Rilend mengatakan bahwa perangkat operasional merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan laboratorium(bengkel) di sekolah. Hal penting dalam pengelolaan laboratorium adalah tersedianya dokumen administrasi yang implementatif dan selalu diperbarui (up-date).
Anastasia menerangkan, usia penggunaannya dapat diperpanjang dengan melakukan perbaikan berkala dengan suatu aktivitas yang dikenal sebagai pemeliharaan memperlambat kerusakan, mempertahankan fungsi kegunaan, keawetan serta keamanan dari suatu fasilitas.
“Proses terus menerus yang perlu dipertimbangkan dalam rangkaian integral dari proses pengembangan fasilitas, dimulai dari tahap perencanaan, operasional/pelaksanaan, dan evaluasi. Tergantung keadaan institusini/industrinya dan sepadan dengan nilai yang ditetapkan berdasar standar yang lebih tinggi. Misalnya pemeliharaan pesawat terbang akan dilakukan menurut standar yang lebih tinggitinggi, ” terang
Anastasia yang juga guru produktif TAV di SMKN 2 Nabire Anastasia, Rabu (23/6/2021).
“Tujuan pemeliharaan bengkel untuk memperpanjang usia asset (yaitu setiap bagian dari suatu tempat kerja, bangunan dan isinya), untuk menjamin ketersediaan optimum peralatan yang dipasang untuk produksi, untuk mendapatkan kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang diperlukan dalam keadaan darurat setiap waktu, misalnya unit cadangan, unit pemadam kebakaran dan penyelamat, dan sebagainya, untuk menjamin keselamatan orang yang menggunakan sarana tersebut peralatan yang dapat digunakan terus-menerus untuk berproduksi,” sambungnya.
Lanjutnya menjelaskan, ruang lingkup pemeliharaan bengkel/laboratorium meliputi sarana fisik berupa bangunan gedung beserta mesin-mesin, peralatan dan perlengkapannya, serta perangkat komputer dan sistem jaringannya. Seluruh aktivitas pemeliharaan yang dilaksanakan aktivitas pemeliharaan berupa aktifitas praktis, dokumentasi gambar /tulisan.
Mengatur tata letak antar ruangan, mengidentifikasi peralatan (mesin stationary dan portable, perangkat komputer serta perlengkapan pendukungnya).
Mengatur tata letak peralatan, menyimpan peralatan, membuat jadwal pemeliharaan mesin dan peralatan, memelihara (merawat dan memperbaiki) mesin dan peralatan, mendokumentasikan segala hal tentang administrasi bengkel/laboratorium.
“Adapun kondisi laboratorium yang diharapkan meliputi ruangan tempat kerja yang nyaman, bersih, tertib dan indah, mesin dan peralatan dalam kondisi baik dan siap pakai. Mesin dan peralatan tersusun sesuai tempatnya, sistem sirkulasi mesin dan peralatan yang aman dan lancar, penerangan alami dan ventilasi udara yang baik, bangunan ruang praktik terpelihara dengan baik, tidak bocor, serta pintu dan jendela yang aman, instalasi listrik yang mencukupi dan aman, instalasi air terjamin, lancar, bersih dan sehat, tersedia alat pemadam kebakaran dan peralatan K3, halaman dan taman terpelihara dengan baik,” jelas Anastasia.
Penulis : Anastasia Vitria Rilend (Guru Produktif Teknik Audio Video SMKN 2 Nabire)


