SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Bertempat di Gedung Seba Guna Suparman Hakim SMAN 1 Ciruas telah diselenggarakan Focus Group Discussion (FPG) Penyelenggaraan Layanan Publik SMAN 1 Ciruas Kabupaten Serang. Selasa, 01 September 2026.
FGD ini ikuti oleh Kepala SMAN 1 Ciruas Mulyadi, Tokoh Masyarakat H.Yachya, Ketua Pelaksanaan Pelayanan Publik Muh Juslih beserta jajaran, para Akademisi dan Orang Tua Murid.
Kegiatan ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di Lingkungan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik yang mewajibkan setiap penyelenggara pelayanan publik untuk melakukan Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
SMAN 1 Ciruas di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten merasa perlu untuk melakukan sosialisasi sekaligus menerima masukan dari pemangku kepentingan (Stakeholders) demi kemajuan dan peningkatan layanan.
“Acara ini bertujuan untuk menciptakan akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan prima dalam setiap layanan publik di lingkungan SMAN 1 Ciruas”, ujar Kepala SMAN 1 Ciruas Mulyadi saat pembukaan acara.
Dalam acara ini, hal penting yang menjadi inti dalam Focus Group Discussion adalah pelayanan ijazah siswa, sistem penerimaan siswa baru (SPMB), pembuatan kartu tanda anggota (KTA) perpustakaan, rekomendasi mutasi masuk dan keluar siswa, pengajuan rekomendasi beasiswa pendidikan dan asesmen peserta didik.
Paparan standar operasional prosedur (SOP) terkait layanan-layanan yang ada di SMAN 1 Ciruas mendapatkan masukan baik dari kepala sekolah, tokoh masyarakat, Akademisi, media, siswa maupun pihak eskternal yang diundang terkait pengembangan standar operasional prosedur yang telah tersusun.
Muh Juslih selaku panitia FGD pelayanan publik berharap bahwa setiap tahun akan terus dilakukan pengembangan terhadap seluruh layanan yang ada di SMAN 1 Ciruas guna peningkatan kualitas layanan. (Jon)


