Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya
Lebak, (haluanbanten.co.id) – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengajak masyarakat di daerah ini untuk taat mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan penyuntikan vaksinasi guna mendukung program pemerintah memberantas penyebaran Covid-19.
“Kita tau beberapa hari terakhir ini kasus penyebaran virus corona menurun drastis, ” kata Iti Octavia di Lebak, Senin.
Masyarakat Kabupaten Lebak jangan euforia berlebihan sehubungan kasus pandemi COVID-19 menurun drastis.
Sebab, apabila lengah dikhawatirkan pandemi kembali menyerang masyarakat.
Karena itu, masyarakat Kabupaten Lebak wajib mewaspadai penyebaran penyakit yang mematikan itu, karena di Indonesia belum terbebas.
Mereka masyarakat kemanapun harus mematuhi prokes dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan (5M).
Selain itu juga masyarakat dapat divaksinasi untuk mempercepat kekebalan komunal (herd immunity) di Indonesia.
“Kita meyakini Indonesia bisa terbebas dari pandemi jika masyarakat mematuhi prokes dan vaksinasi ,” katanya menjelaskan.
Bupati juga menggunakan saat ini Kabupaten Lebak menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) Level 2 dari sebelumnya Level 3.
Petugas PPKM sangat diperlukan untuk memberikan kesadaran masyarakat agar mematuhi prokes dan 5M.
“Kami menilai prokes dengan 5M dan vaksinasi dinilai lebih efektif untuk pencegahan pandemi, ” katanya menjelaskan.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan saat ini pasien aktif corona tercatat 145 orang dan mereka ada yang menjalani pengobatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dengan pengawasan satgas desa, kelurahan serta ouskesmas setempat.
Berdasarkan data COVID-19 Kabupaten Lebak pada Senin (20/9) tercatat sebanyak 8.993 orang di antaranya 8. 639 orang dan 209 orang dilaporkan meninggal.
“Kami yakin kedepan Lebak bisa terbebas corona jika warga mematuhi prokes, 5M dan vaksinasi, ” katanya. (Lesman Bangun)