SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Gubernur Banten Wahidin Halim harapkan calon pengawas sekolah untuk bertanggungjawab dalam menjalankan tugas sebagai pengawas sekolah.
Hal tersebut dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim saat meninjau Diklat calon pengawas sekolah di lingkungan Provinsi Banten yang dilaksanakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata. Senin, (15/11/2021).
Gubernur Banten Wahidin Halim juga menyampaikan bahwa ke depannya, pengawas sekolah akan memiliki kesejahteraan yang lebih baik dengan meningkatnya tunjangan kinerja pengawas sekolah.
“Oleh karena itu Pengawas punya tanggungjawab yang besar. Bilamana tindakan monitoring dilakukan dan terjadi kasus maka pengawas akan ikut diperiksa. Untuk itu, pengawasan pendidikan harus dilakukan dengan istiqomah dan bertanggungjawab,” katanya.
“Pada saat di lapangan, pengawas diharapkan menjalankan fungsi manajerial dan fungsi administrasi yang baik. Pengawas sudah disejahterakan dan sangat dihargai oleh pemerintah Provinsi Banten,” imbuhnya.
Wahidin Halim menjelaskan bahwa pengawas sekolah merupakan sosok yang dihormati, berwibawa dan disegani oleh Kepala Sekolah dan Guru, karena melaksanakan fungsinya melakukan pengawasan manajerial dan administrasi pendidikan.
“Serta jangan lupa buatkan berita acara monitoring sebagai dokumentasi dan alat kontrol pengawasan. Karena pengawas merupakan fungsi manajerial sekaligus akademisi yang diharapkan peran sertanya dalam mempercepat peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di Banten sehingga cita cita kita mewujudkan Banten sebagai kota pendidikan dapat terwujud,” harapnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Banten menyampaikan, “kitalah pejuang-pejuang yang bisa mewujudkan impian itu dan akhirnya dapat meningkatkan harkat dan martabat Banten melalui profesi yang kita jalani dengan istiqomah dan komitmen yang tinggi,” tutupnya.
Sementara itu, Andi salah satu peserta calon pengawas sekolah menyampaikan perlu dikembangkan sistem pengawasan pendidikan yang integratif, sehingga pengawasan yang dilakukan oleh 178 pengawas sekolah ini nantinya dapat dilakukan secara integratif dan berkesinambungan.


