Cilegon, (haluanbanten.co.id) – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Cilegon berjalan dengan baik.

Sejauh ini berdasarkan pantauan, PTM terbukti tidak memperparah kondisi pandemi Covid-19 di Kota Cilegon.

Gejolak dari sejumlah pihak pun tidak terlihat selama implementasi kebijakan sekolah tatap muka berlangsung.

Namun, Pemkot Cilegon melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon tetap mengingatkan kepada pengelola sekolah untuk terus memperhatikan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di lingkungan sekolah.

Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta menjelaskan, sejauh ini belum ada laporan yang tidak baik terkait PTM di Kota Cilegon.

Namun menurutnya, sekolah harus tetap memperhatikan penerapan prokes di lingkungan sekolah untuk mengatisipasi terjadinya cluster baru.

“Semoga semuanya baik dan berjalan sesuai yang kita harapkan. Adapun mengenai adanya cluster baru Covid-19 akibat PTM di beberapa wilayah di luar provinsi Banten, saya menghimbau kepada seluruh penyelenggara pendidikan di Kota Cilegon untuk meningkatkan kehati-hatian, terus perketat prokes, jangan lengah,” ujarnya (23/11/2021).

Selain diminta untuk selalu mengingatkan siswa-siswi untuk patuh terhadap prokes, Sekolah pun diimbau untuk turut serta melengkapi sarana protokol kesehatan seperti menyediakan tempat untuk mencuci tangan di beberapa sudut sekolah ataupun handsanitizer.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Ismatulllah menjelaskan, pihaknya secara berkala selalu mengingatkan sekolah untuk tidak lupa dalam menerapkan prokes 5M selama di lingkungan sekolah.

“Sudah kita imbau supaya sekolah tetap waspada, 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Mengurangi Mobilitas dan Menghindari Kerumunan) serta sterilisasi rutin dilakukan,” ujar Ismatulllah. (Lesman Bangun)