Haluan Banten.co.id – Pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVIII Banten, Kabupaten Pandeglang meraih emas lebih banyak dari tahun lalu.

Jika tahun sebelumnya hanya meraih 7 emas, tahun ini Kabupaten Pandeglang meraih 11 medali emas.

Untuk peringkat, memang Pandeglang tetap berada di peringkat 3 dibawah Kota Tangsel dan Kabupaten Serang. Namun dari capaian nilai meningkat tajam dari nilai 71 menjadi 91 pada tahun 2021.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berjuang pada perhelatan MTQ XVIII Banten.

“Kalaupun saat ini bertahan pada peringkat tiga, dari jumlah dan raihan medali banyak peningkatan, ibu apresiasi,” kata Irna.

Irna berharap, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Pandeglang terus bekerja keras dalam peningkatan kemampuan kafilah di Kabupaten Pandeglang.

“Peningkatan terus dilakukan, tahun depan Insa Allah kita yang juara,” ujar Irna.

Sementara, Ketua LPTQ Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan, menurutnya capaian Kabupaten Pandeglang pada MTQ XVIII merupakan kerja yang baik. Karena menurutnya, semua daerah juga punya target yang sama dengan Pandeglang.

“Artinya pembinaan harus dilakukan lebih ketat, saya akan inventarisir seluruh pondok pesantren yang punya ke khusussan dalam pembinaan AL-Qur’an,” terangnya.

“Kita akan cari yang berkualitas dan bisa dikembangkan, jika kita melakukan itu semua minimal Pandeglang raih peringkat dua pada tahun depan,” sambungnya.

Selain itu, kata Taufik, pihaknya berharap dapat belajar dari metode pembinaan yang dilakukan oleh daerah lain sehingga bisa meraih juara.

“Itu perlu kita lakukan mulai dari metodenya, hingga pembinaan kafilah, sehingga tahun depan Pandeglang bisa naik peringkat,” pungkasnya.

Gelaran MTQ XVIII Banten ditutup di Masjid Al-Bantani, pada Sabtu malam (11/12/2021). (JDN*)