SERANG, (haluanbanten.co.id) -Dikabupaten Serang, Kecamatan Ciruas, Desa Ranjeng, tepatnya Komplek Perumahan Bumi Ciruas Permai.2 (BCP.2) Ustadzah Amrina Rosada tutup pengajian anak-anak sementara, dikarenakan menjelang bulan suci ramadhan.

Acara dimulai pukul 15.30 – 17.00 WIB, selain dihadiri semua santri dan santriwati, para orang tua wali santri dan santriwati, juga turut dihadiri para kesepuhan, sedangkan penyambutan tamu dan penceramah disambut dengan Sholawat serta diiringi Rabana dimainian para santri dan santriwati.

adapun MC acara dibawakan Sandra Dwi Putri dari Pondok Pesantren Al Ulya Al Mubarok Kota Serang, sedangkan penceramah disampaikan Almukarom Ustadz. Rubi Wahyudi, S.Fil. Lulusan Pondok Pesantren Gontor Ponorogo Jawa Timur.

Ustadzah Amrina saat dikonfirmasi wartawan dikediamanya mengatakan, “Penutupan pengajian ini kita lakukan karna kita akan memasuki bulan suci ramadhan, tujuannya agar anak-anak pokus di kegiatan bulan suci ramadhan, jadi kita tutup dulu pengajian anak-anak sementara sekarang ini, anak-anak akan mulai lagi pengajian setelah hari raya Idul Fitri. Ungkap Amrina.

Lanjut Ustadzah Rina “anak-anak akan konsentrasi di kegiatan bulan suci ramadhan, contonya Puasa Wajib bulan ramadhan, tadarus Al Qur’an, Sholat Tarawi, Pesantren kilat, dan masi banyak lagi, yang setiap tahunnya, biasanya diadakan di masjid masing-masing.

Masi Rina “Alhamdulillah di tahun ini banyak anak-anak yang mengaji dengan saya -+ 50 santri dan santriwati, rata-rata anak-anak sudah hapal Juz 30 atau dikenal dengan Juz’ammah, dari 30 Juz yang ada di dalam kitab suci Al Qur’an”. Terangnya.

Saat ditanya tentang biaya belajar mengaji, Amrina menjawab “semua gratis tidak ada pungutan biaya apapun, kalaupun ada yang memberi infak, kami terima itupun tidak ada paksaan, dari dulu semasa orangtua saya (Ustadzah Nurbaiti. Alm) yang mengajar memang tidak ada biaya, kami cuma menjalankan kewajiban dan semata-mata mencari ridho Allah SWT semata. Tutup Ustazah ini.

Ustadz Rubi Wahyudi dalam ceramahnya mengatakan “Alhamdulillah sampai saat ini masi ada yang mau menjadi guru ngaji, harapan kita semua agar agama tertanam dalam diri kita dan keluarga kita, karna agama kunci kesuksesan bagi anak-anak kita dan keluarga kita. Tegas ustadz Rubi.

Reporter : Abdurrahman