Haluanbanten.co.id, Pandeglang – Bangunan gedung yang dibangun oleh Kementerian PUPR di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang terletak di Kampung Wisata Cikadu, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang-Banten kini terbengkalai.
Bangunan yang dibangun pada tahun 2016-2018 dengan menghabiskan dana dari APBN sebesar Rp 80,9 Miliar itu kondisinya memprihatinkan. Atap bangunan terlihat bolong, bahkan rumput liar terlihat tumbuh di sekitar bangunan.
“Bangunan ini memang sudah lama terbengkalai, belum pernah dipake dan difungsikan sejak dibangun oleh pemerintah,” kata salahsatu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Rabu (13/07/2022).
Ia menyayangkan, bangunan yang menelan duit negara sampai puluhan miliar tersebut tidak dikelola dengan baik. Padahal menurutnya, jika dikelola dengan baik dapat menjadi daya tarik wisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.
“Sayang sekali kalau tidak dipakai. Cuma menghambur-hambur biaya saja,” tukasnya.
Kasi Pemerintahan Desa Tanjungjaya, Samsudin membenarkan jika bangunan tersebut belum pernah difungsikan atau dikelola.
“Iya memang enggak difungsikan, kalau user nya sekarang mah punya Pemkab Pandeglang,” terang Samsudin. (*JDN)

