Pandeglang, haluanbanten.co.id – Rumah sakit umum daerah (RSUD) Berkah, sejatinya merupakan rumah sakit terbesar yang ada di kabupaten Pandeglang. Sejak Januari 2022 RSUD Berkah telah naik status dari C ke kelas B dan struktur para pejabatnya pun kini sudah diisi oleh para pejabat struktur eselon.
Adalah Hj. Eniyati, setelah melalui seleksi open biding dirinya pun ditunjuk menjadi direktur RSUD Berkah.
“Baru dua bulan saya disini, tepatnya sejak bulan Juli,” kata Eniyati kepada haluanbanten.co.id di ruang kerjanya, Jumat (16/9/2022).
Namun demikian, meski baru dua bulan menjabat, perubahan telah nampak di RSUD milik Pemkab itu, misalnya saja dari beberapa area di lingkungan RSUD Berkah kini terlihat lebih bersih dan asri.
“Kita berbenah. Mulai dari kebersihan lingkungan hingga merubah image pegawai yang terlihat Jutek menjadi lebih hangat kepada pasien maupun kepada pengunjung lainnya,” ujarnya.
Saat ditanya apa yang paling perlu dibenahi di RSUD Berkah, mantan Sekretaris dinas Kesehatan ini menjawab bahwa peningkatkan kualitas pelayanan merupakan yang paling utama.
Menurutnya, beberapa hal telah dilakukan guna meningkatkan pelayanan itu antara lain; telah digunakannya gedung baru untuk ruang perawatan bersalin, ruang nipas, ruang perinatologi dan ruang MICU sejak tanggal 2 september 2022.
Selain itu, ruang perawatan kelas 1 atau ruang sofa pun sudah rampung direhab dan telah difungsikan.
“Juga akan kita fungsikan kembali IGD Maternal untuk ibu-ibu yang mau bersalin. Ini sedang proses untuk operasional. Dan unit admisi yang fungsinya memberikan informasi keluarga pasien terkait hak dan kewajiban pasien sedang diupayakan untuk bisa aktif pada minggu ini,” tambahnya.
Diakuinya, upaya untuk mengoptimalkan pelayanan di RSUD Berkah butuh proses.
“Kekompakan antar tim manajemen dan para pelaksana akan terus kita jaga. Untuk itu saya adakan pertemuan hampir tiap minggu agar komunikasi dengan kepala ruangan rawat jalan, dokter umum, dokter spesialis terjalin semakin baik,” imbuhnya.
Ditambahkannya lagi, kekompakan pun dibangun hingga ke bagian keamanan dan K3.
“Intinya agar semua tim betul-betul kompak, tidak ada kubu ini kubu itu, satu sama lain saling keterkaitan sebagai satu kesatuan,” tandasnya.
Tidak hanya itu, agar para pegawai senantiasa bekerja dengan menggunakan hati, setiap Jumat pagi para pegawai RSUD Berkah pun diberikan siraman rohani dari para ahli agama.
“Dan mulai Selasa depan kita akan lakukan kegiatan olahraga bersama untuk pegawai yang non-shift, selain untuk kesehatan para pegawai juga untuk menjalin kebersamaan,” pungkas Eniyati. (Jandan)


