Cilegon, (Haluanbanten.co.id) – Diskominfo Kota Cilegon menjadi salah satu pilot project pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT), Aplikasi Satu Data dan Tanda Tangan Elektronik Pemerintah Kota Cilegon telah resmi di luncurkan, Peresmian tersebut dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang ditandai dengan pemukulan gong bertempat di The Royale Krakatau, Senin (21/11).

Dalam hal ini, Kota Cilegon menjadi Kota/Kab ke 27 dari 514 Kota/Kab Se- Indonesia serta menjadi Kota/Kab ke 2 di Provinsi Banten setelah Kota Tanggerang yang telah mendaftarkan Computer Security Incident Response Team ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Computer Security Incident Response Team merupakan tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan serta aktivitas insiden keamanan siber. Tim ini dibentuk dengan tujuan untuk melakukan penyelidikan komprehensif dan melindungi sistem atau data atas insiden keamanan siber yang terjadi dan untuk melindungi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari potensi serangan siber.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan pengamanan data sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran data.

Lebih lanjut, Wali Kota Cilegon mengingatkan agar launching CSIRT ini tidak dijadikan sebagai seremonial saja, tetapi harus di aplikasikan secara langsung dan diinformasikan juga kepada masyarakat agar supaya masyarakat dapat mengetahui jika saat ini kemamanan data di Kota Cilegon sudah terjamin.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Cilegon Didin S. Maulana mengatakan penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) akan mempermudah dalam urusan surat menyurat serta disposisi secara cepat.

Selain itu, Didin juga mengatakan aplikasi satu data Kota Cilegon sudah dapat digunakan dan dapat diunduh melalui playstore.

Di kesempatan yang sama, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Teknologi, Komunikasi, Media dan Transportasi Republik Indonesia Rinaldy berharap CRIST kota Cilegon dapat terus berkolaborasi dengan CRIST Provinsi Banten untuk melakukakan penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber. (**)