Serang, – Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Al jawi Bantani mengadakan acara halal bihalal pada Minggu 19 mei 2024 di auditorium PUSPAGATAS, dalam kegiatan itu menghadirkan para santri, dewan Guru, orang tua santri para pejabat setempat dan keluarga besar mualaf Baduy serta menghadirkan tamu istimewa yaitu Muhammad Hasan Gaido pendiri perusahaan Gaido Group sebagai pengusaha sukses asal Leuwidamar Lebak Banten penggerak ekonomi syariah nasional.
Untuk diketahui, Pondok pesantren sultan Hasanuddin Al Jawi Banten di dirikan 20 tahun yang lalu oleh KH Zainuddin Amir. Nama Ponpes sultan Hasanuddin di ambil dari sejarah kesultanan Banten yaitu sultan Hasanuddin putra dari Syaikh Maulana Syarif Hidayatullah dan kami bangun masjid di pondok pesantren dengan nama masjid Sultan Hasanuddin, Masjid ini nantinya sebagai pondasi pondok pesantren untuk selalu mengingat pada masa 422 tahun yang lalu tentang Banten dan sultan Hasanuddin yang seperti 2 mata uang yang tidak bisa di pisahkan.
Dalam sambutan KH Zainuddin Amir menjelaskan bagaimana perjalanan hidupnya yang telah 38 tahun mendakwahkan Agama islam. “Saya memulai dengan mendakwahkan Islam ke saudara kita di perkampungan wilayah Baduy sampai saat ini saya sudah menjalani 38 tahun dan dengan izin Allah orang orang Baduy yang ikut menjadi mualaf di ajarkan bekal agama dan anak anak mondok di pesantren sultan Hasanuddin ini yang saya dirikan,” Ungkapnya.
Pengalaman yang sudah saya lakukan lebih dari 900 orang warga Baduy masuk Islam menjadi mualaf, 8 orang sudah kuliah sebagai sarjana, ada yang sudah berangkat haji dan umrah 10 orang, saat ini menjadi santri ada 200 orang dan ada yang kuliah ke luar negeri 8 mahasiswa.
“Harapan saya dalam di momentum yang baik ini bahwa memperjuangkan dakwah ini adalah kerja sama pihak pemerintah, dan semua steak holder sehingga ke depan ada bantuan dari pemerintah untuk pendidikan mereka tidak terjadi kendala karena biaya mahal dan ada pertemuan rutin untuk para mualaf Baduy yang di fasilitas pemerintah sehingga program pendidikan, keagamaan, sosial dan ekonomi bisa menjadi pencerahan buat mereka,” Harapnya.
“Sehingga saya mengambil momentum halal bihalal tahun ini menghadirkan orang lewidmar yang sukses di tingkat nasional untuk bisa memberikan motivasi dan inspirasi kepada para santri bahwa pemahaman di bidang ekonomi syariah menjadi penting agar bisa bisa bertahan bahkan menjadi pemenang di era saat ini dan masa yang akan datang,”Pungkas KH Zainuddin
Di tempat yang sama Muhammad Hasan Gaido Dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada KH Zainuddin Amir yang mengundang dirinya di acara halal Bihalal yang sangat meriah ini dan hasan menceritakan kisah hidup nya bagai mana melangkah pasti dengan seorang santri melalui perjalanan nya belajar di Syaikh Abuya Daman huri al-Bantani di Makkah Al-Mukarramah Syamiah dan Jumaizah.
Hasan juga bekerja di sebuah hotel bintang 4 di Makkah, menjadi Guide atau mutawif dan menjadi pengusaha di Makkah menjadi perwakilan travel agent haji umrah dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunai sampai Amerika dalam penyediaan kamar hotel di Makkah dan Madinah, catering, transportasi dan pemandu atau mutawif, pulang dari Saudi ke Singapore baru ke Indonesia dan mulai berkiprah di perusahaan travel dan akhirnya mendirikan perusahaan PT Gaido Azza Darussalam Indonesia dengan Brand Gaido travel pada 18 February 2003.
Saat ini sudah 21 tahun dan memiliki 72 kantor cabang di kota kota besar Indonesia dan membuat perusahaan PT Gaido Group sebagai holding company yang membawahi beberapa perusahaan di antaranya Gaido travel untuk perjalanan haji, umrah dan halal travel, Gaido Bank Syariah untuk layanan tabungan, deposito dan pembiayaan, digital hospital untuk layanan kesehatan, Banten restoran makan halal, kawasan wisata halal Baduy outbound tempat wisata dan pelatihan, santri mart kebutuhan santri, pondok pesantren dan oleh oleh haji umrah dll.
Hasan Gaido menyampaikan tentang idolanya seorang pengusaha sukses sebagai motivasi hidup nya, yaitu sahabat nabi Abdurahman bin auf pengusaha asal Makkah hijrah ke Madinah mengikuti Rasulullah ketika sampai di Madinah. Yang mengatakan bahwa “di tanya butuh modal berapa jawaban nya tunjukkan jalan ke pasar artinya bahwa untuk menjadi pengusaha modal terbesar adalah diri sendiri yaitu harus punya tekad yang kuat dan fokus mencari tujuan sabar dan disiplin dalam menjalani nya maka insyaallah akan berhasil”.
Orang kedua yaitu sahabat nabi Usman bin Affan pengusaha sukses membeli sumur dan sumur tersebut di wakaf kan maka di sebut sumur Usman dan dari wakaf tersebut menjadi kebun kurma dan saat ini sudah ada hotel yang berbintang dari hasil wakaf tersebut maka saya mengikuti jejak tersebut untuk mendapatkan keberkahan yaitu saham Gaido travel sebagian nya sudah di wakafkan kepada pondok pesantren dan Gaido bank syariah sebagian saham nya sudah di wakafkan kepada MUI dan hidayatullah semoga nanti nya melalui program wakaf Saham di Gaido bank syariah kita bisa membeli hotel di Makkah dan Madinah yang bisa di nikmati oleh jemaah haji dan umrah Indonesia dan hasilnya di nikmati oleh umat yaitu fakir miskin, anak yatim, santri, lembaga pendidikan dan gharimin.
Dalam Momentum penutupan tersebut Hasan memberikan pertanyaan kepada santri dengan di berikan hadiah USD 100 sekitar Rp 1.600.000 kepada yang bisa jawab tentang kisah Usman bin Affan
Dan di akhiran kegiatan, KH Zainuddin Amir memberikan piagam sebagai Nara sumber Hasan Gaido memberikan logam mulia berupa emas 24 karat sebagai tanda kasih simbol emas adalah logam mulai di berikan kepada orang orang mulia seperti pimpinan ponpes sultan Hasanuddin Banten, tukas Hasan.

